HT Mobile Genjot Layanan Purna Jual

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ponsel jenis smartphone 'HTC Desire' dipamerkan di dalam ajang GSMA Mobile World Congress di Barcelona, Rabu (17/02). Ajang ini mewakili inovasi terbaru dari industri ponsel di seluruh dunia. REUTERS/Albert Gea

    Ponsel jenis smartphone 'HTC Desire' dipamerkan di dalam ajang GSMA Mobile World Congress di Barcelona, Rabu (17/02). Ajang ini mewakili inovasi terbaru dari industri ponsel di seluruh dunia. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO Interaktif, Jakarta - HT Mobile menargetkan tetap meraih posisi keempat tahun ini untuk market share ponsel di Indonesia. Untuk menggenjot posisi yang diinginkan HT Mobile meluncurkan dua ponsel terbaru yakni G9, G10. Ponsel qwerty ini tak jauh beda dengan ponsel qwerty lokal lainnya.

    GM HT Mobile Nuramin mengatakan ponsel mereka tidak memfokuskan pada penjualan ponsel tetapi pada layanan purna jualnya. "Kami fokus konsentrasi kesana, lebih pada layanan ke konsumen," ujar Nuramin dalam peluncuran HT mobile di JCC, hari ini.

    Nuramin mengatakan saat ini posisi market share ponsel di Indonesia berdasar riset GfK April lalu menempatkan Nokia, Samsung, Nexian, dan bersamaan  dengan Sony Ericsson di posisi empat. Market share HT, kata Nuramin, meraih posisi 5 persen dari pasar. Sedangkan Nokia berkisar antara 45 persen, Samsung 12 persen, dan Nexian 7 persen.

    Saat ini HT mobile mempunyai 32 titik di 26 kota di Indonesia. Nuramin mengatakan layanan purna jual ini menjadi fokus layanan untuk meraih hati pelanggan. Sedangkan untuk promo penjualan ponsel di Indonesia Celluler Show, HT mobile membandrol ponsel seharga Rp 299 ribu.

    Dian Yuliastuti


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.