Perang Baru Software Ponsel Pintar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • iPhone 4. AP/Kin Cheung

    iPhone 4. AP/Kin Cheung

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Peluncuran iPhone 4, yang sekaligus menandai pergantian nama sistem operasi perangkat Apple tersebut menjadi iOS 4, awal Juni lalu, bakal membuat "gerah" para pesaing iPad. Bagaimana tidak, Apple kabarnya membenamkan sekitar 1.500 fitur anyar pada sistem operasi ini.

    Dan, selain menanamnya di iPhone 3G, iPhone 3GS dan iPod Touch, pada tahun ini juga Apple akan mengantar iOS4 untuk para pengguna iPad. Dengan ribuan fitur baru pada iOS4 itu, iPad bakal lebih disukai pengguna. Sistem operasi Apple itu kini memiliki fitur multitasking, alias bisa menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.

    Multitasking sebelumnya tak dimiliki iPad, hal yang kita maklumi menjadi satu kelemahan utama perangkat ini. Dengan iOS4, pengguna iPad tak perlu lagi menutup aplikasi buku elektroniknya, saat akan menulis atau mengecek email. Keduanya bisa dijalankan bersamaan. Sistem operasi ini juga dilengkapi folder-folder aplikasi, improvisasi email dari boks tunggal, sampai iPod playlist.

    Berbagai kalangan menilai fitur-fitur iOS4 ini untuk menghadapi Android. Banyak pengguna Android menilai iOS4 memiliki sedikit persamaan dengan sistem operasi berbasis terbuka itu. "Aroma" persaingan baru di pasar komputer tablet pun tercium, menyusul diluncurkannya iOS4 ini.

    Salah satu tablet PC yang menggunakan Android adalah Dell Streak. Besutan Dell ini merupakan tablet Android satu-satunya yang sudah dikapalkan setelah dipamerkan di Consumer Electronic Show, Januari lalu. Streak, yang berjalan dengan Android 1.6, disebut-sebut bakal menjadi pesaing iPad. Kendati demikian, CNET menyebut perangkat "hibrida" telepon dan tablet ini aneh. Ukuran 5 incinya dinilai terlalu besar untuk sebuah telepon genggam, namun terlalu kecil sebagai gadget yang nyaman untuk menikmati film.

    Selain Android, sistem operasi WebOS juga disebut-sebut bakal menjadi pesaing iOS4. HP Slate, tablet besutan Hewlett packard (HP) yang akan diluncurkan untuk menantang iPad, kabarnya juga membenamkan teknologi sistem operasi itu setelah membeli Palm senilai US$ 1,2 miliar. "Inovasi sistem operasi Palm ini menyediakan platform ideal untuk strategi ekspansi perangkat bergerak," kata Todd Bradley, Wakil Presiden Eksekutif, pada Personal Systems Group HP.

    Bakal diluncurkannya iPad dengan iOS4 juga tak hanya mendorong persaingan yang semakin memanas dari sisi sistem operasi, tapi juga harga. Bahkan, seperti ditulis situs Business Gather.com, ada vendor Taiwan yang merilis tablet murah seharga US$ 100 saja.

    Sejumlah pabrikan kecil seperti Eken, G-Link, Bluesky dan Kinstone juga akan mengeluarkan model serupa iPad. Mereka akan membuat tablet murah untuk pendidikan (one laptop per one children) dengan desain dari Inggris. Tablet-tablet murah meriah yang disebut "buku pintar" itu juga menggunakan OS Android.

    Asus belum lama ini juga memamerkan tabletnya di Computex Taiwan Trade Show. Bekerja sama dengan MSI, mereka berencana mengeluarkan MSI Wind Pad yang dibenami Windows 7 atau Android. Diperkirakan, harga tablet ini bakal lebih murah. Asus berencana membuat tablet layar sentuh ukuran 10 inci.

    MSI memilih prosesor atom 1,66 GHz untuk kekuatan Wind Pad, dengan memori 2 gigabita (GB) dan SSD hingga 32 GB. "Wind Pad dengan platform Android harganya 20 persen lebih murah dari model berplatform Windows," ujar Wakil Presiden bidang penjualan MSI, Andy Tung.

    Sebelumnya Asus juga meluncurkan tablet Eee Pad dengan layar sentuh 12 inci. Tablet pertamanya dengan Windows 7 ini juga memungkinkan pengguna menjalankan aplikasi multimedia dan aplikasi produktivitas seperti Microsoft Word.

    Sejumlah merek lain juga siap bertarung dengan Apple iPad. Seperti Notion Ink Adam, Fushion Garage JooJoo, dan Archos 9. JooJoo, yang sebelumnya dikenal sebagai CrunchPad, kabarnya sampai turun harga ke US$ 499, harga permulaan yang ditawarkan iPad versi terbaru.

    Sedangkan Archos 9, seperti ditulis CNET, tak bakal bisa menyaingi kemampuan layar sentuh iPad meski menggunakan Windows 7. Layar sentuh tablet PC 9 inci buatan Perancis ini kurang responsif, dan harganya juga lebih mahal dari iPad. Archos sebelumnya juga merilis Archos 5 Internet Tablet. Namun, ukuran perangkat berplatform Android itu lebih mirip sebagai sebuah pemutar multimedia ketimbang komputer tablet.

    Perangkat dari dataran Cina juga turut bersaing. Bahkan ada vendor negeri tirai bambu yang menyiapkan iPed, "kembaran" iPad. iPad "kloningan" ini disiapkan dengan pilihan OS Windows dan Android, dengan menawarkan fitur yang lumayan lengkap. Dengan harga sangat murah, US$ 105 atau kurang dari Rp 1 juta, iPed sangat mungkin menarik minat. Kecuali jika Apple menggugatnya.

    Jika iPad dibanderol mulai US$ 499 hingga US$ 829, kebanyakan tablet yang berniat menyainginya, harganya memang jauh lebih murah. Mulai US$ 100 sampai US$ 500 saja. "Perang" baru pun dimulai.

    DIM | DIAN YULIASTUTI | CNET | ENGADGET | INFORMATIONWEEKS | FT.COM

    GALERI PESAING

    * Dell Streak
    OS: Android 1.6
    Layar: 5 inci

    * HP Slate
    OS: Palm WebOS.
    Awalnya Windows 7, namun platform ini disebut-sebut berjalan kurang berjalan mulus, sehingga akan diganti dengan WebOS.

    * Notion Ink Adam
    OS: Android
    Layar: 10 inci

    * Fusion Garage's Joojoo
    Layar: 12 inci

    * Archos 9
    OS: Windows 7
    Layar: 9 inci

    * iPed

    OS: Android atau Windows.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.