Google Gunakan Tenaga Angin Untuk Hidupi Pusat Data  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • locksparkfarm.wordpress.com

    locksparkfarm.wordpress.com

    TEMPO Interaktif, San Francisco - Google Inc sepakat untuk membeli tenaga angin dari NextEra Energi Inc selama 20 tahun ke depan untuk menghidupkan pusat data.

    Kesepakatan itu terjadi kurang dari tiga bulan setelah perusahaan raksasa asal Silicon Valley itu menginvestasikan US$ 38,8 juta untuk menghidupi "ladang" angin di wilayah North Dakota. Wilayah penghasil angin itu dikelola oleh NextEra Energy Resources dan mampu menghasilkan energi yang cukup untuk daya lebih dari 55 ribu rumah.

    Dalam sebuah blog di situs Google, Wakil Presiden Google Urs Hoelzle menulis Google Energi LLC akan mulai membeli tenaga angin dari NextEra di Iowa pada 30 Juli mendatang. "Memindahkan energi ke tenaga angin memang rumit, tapi ini cukup kuat untuk mensuplai energi untuk beberapa pusat data," kata Hoelzle.

    Reuters|Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?