Ditemukan, Struktur Kayu Seperti Stonehenge

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Lefteris Pitarakis

    AP/Lefteris Pitarakis

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Ilmuwan menemukan struktur melingkar di dekat Stonehenge di Inggris. Struktur itu terpendam di dalam tanah hanya beberapa ratus meter dari monumen terkenal itu.

    Ada perdebatan soal apa sebetulnya struktur itu. Namun tim survei yang menemukan struktur itu mengatakan, ada kemungkinan itu adalah pondasi untuk menegakkan tiang kayu, versi kayu dari Stonehenge.

    Namun Tim Darvill, profesor arkeologi di Bournemouth University di Inggris selatan, tak setuju. Menurutnya, struktur itu lebih seperti makam prasejarah.

    Darvill mengatakan, temuan itu menambah jumlah temuan lain di sekitar Stonehenge. “Ini menunjukkan bahwa masih banyak yang mesti dipelajari dan seberapa ekstensif situs itu sebenarnya,” katanya.

    “Pada masanya, Stonehenge adalah pusat pusat seremonial terbesar di Eropa,” kata Darvill lagi.

    Stonehenge yang kita lihat saat ini diperkirakan selesai dibangun pada 3.500 tahun yang lalu. Adapun proses pembangunannya, diperkirakan sudah berlangsung sejak 5.000 tahun lalu.

    Para pemburu benda kuno sudah mengobok-obok situs itu sejak abad ke-18. Namun saat ini penggalian sudah dilarang. Para ahli arkeologi biasanya melakukan pemindaian dengan sensor magnetik dan radar yang ditarik traktor atau kendaraan empat roda.

    Struktur baru itu tertangkap pemindai sekitar 900 meter dari Stonehenge. Ia berupa sekelompok lubang yang dikelilingi lubang lain yang lebih kecil. Henry Chapman, arkeolog dari University of Birmingham yakin lubang-lubang kecil itu adalah bekas tumpuan kayu setinggi tiga meter lebih.

    Chapman menduga, struktur itu dibangun dan dimodifikasi pada saat yang sama dengan Stonehenge. Lalu, antara keduanya memiliki hubungan dalam upacara atau memiliki fungsi religi yang berhubungan.

    DEDDY SINAGA | AP


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?