Pencurian Peralatan Telekomunikasi Masih Marak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja jaringan telekomunikasi memperbaiki Base Transceiver Station (BTS).  TEMPO/ Bismo Agung

    Pekerja jaringan telekomunikasi memperbaiki Base Transceiver Station (BTS). TEMPO/ Bismo Agung

    TEMPO Interaktif, Surabaya - Pencurian sarana infrastruktur telekomunikasi masih marak dilakukan masyarakat. Pencurian ini mengganggu layanan para operator.

    General Manager Network operation Technical Divison PT Natrindo Telepon Seluler. (Axis)Marc Proulx mengatakan kasus pencurian ini menjadi masalah penting para operator, termasuk juga Axis. "Kami sudah coba berbagai macam cara tapi pencurian masih tetap terjadi,kami minta bantuan atasi ini," ujar Marc dalam presentasi hasil pengujian jaringan jalur mudik Jawa Bagian Selatan, Jumat (30/7).

    Marc mengatakan semua operator mempunyai masalah yang sama. Pencurian kebanyakan terjadi di Indramayu hingga Subang. Beberapa kabel atau perangkat lain tetap dicuri. Padahal mereka juga sudah membayar jasa petugas keamanan 24 jam. "Kami tak mungkin membawa harimau menjaga itu," ujarnya.

    Akibat pencurian itu, kata Marc, biaya operasional meningkat. Selain itu operator juga mengalami kerugian. Para pelanggan juga mengalami kerugian akibat layanan yang terganggu.

    Dian Yuliastuti


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.