Karena Android Laris, HTC Kewalahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • HTC Desire

    HTC Desire

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Beginilah jadinya apabila sebuah telepon seluler begitu laris manis. Tingginya permintaan terhadap HTC Droid Incredible, yang dipasarkan oleh Verizon Wireless, justru membuat HTC kewalahan.

    Itu baru satu macam. Sesungguhnya HTC juga sedang kewalahan memenuhi permintaan terhadap sejumlah ponsel berlayar 3,7 inci, seperti Nexus One dan HTC Desire.

    Salah satu biang keladinya adalah ketidakmampuan Samsung mencukupi pasokan layar active-matrix organic light-emitting diode atau AMOLED untuk memenuhi permintaan pasar. Alhasil, HTC pun pindah ke lain hati.

    Produk layar LCD yang kini digandengnya adalah Super LCD alias SLCD, yang diproduksi oleh Sony. HTC mengatakan mereka akan mulai memakai SLCD pada beberapa produknya. Dua di antaranya HTC Desire dan Nexus One, yang sama-sama memakai sistem operasi Android.

    Menurut penuturan HTC, SLCD lima kali lebih baik dalam mengelola tenaga ketimbang produk LCD lain. Artinya, ia lebih hemat listrik.

    Sudut pandang yang ditawarkan pun lebih lebar, kontras lebih jernih, dan warna yang dihasilkan lebih alami. Teknologi inilah yang ditanamkan di LCD Sony VSPEC III, yang akan dipakai oleh HTC.

    VSPEC III memiliki beberapa keunggulan teknologi yang meningkatkan kemampuan sebuah panel layar LCD. Salah satunya sudut pandang yang lebih lebar. Tingkat ketampakannya ditambah pada tiap sudut Anda melihat layar tersebut. Sudut pandangnya mencapai 160 derajat dari sisi atas/bawah dan kiri/kanan.

    Rasio kontras layar ini juga mencapai 800 : 1. Bersamaan dengan peningkatan sudut pandang, rasio kontras ini membuat kualitas gambar terlihat lebih bagus dari sisi mana pun.

    "HTC mendapati tingginya permintaan pada beberapa ponsel kami, khususnya ponsel dengan layar 3,7 inci. Teknologi SLCD yang baru itu memungkinkan kami meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan pasar," kata Peter Chou, CEO HTC Corporation.

    HTC memang tak menyebutkan apakah Droid termasuk dalam ponsel yang sudah akan memakai SLCD. Namun, mengingat tingginya pesanan dan kesulitan HTC dalam memenuhi pesanan tersebut, bukan tak mungkin Droid Incredible teranyar sudah memakai SLCD.

    Mengapa Samsung gagal memenuhi permintaan HTC? Satu-satunya alasan yang masuk akal adalah lantaran Samsung sendiri sedang memprioritaskan ponsel anyarnya, Galaxy S, yang juga memakai layar AMOLED.

    Sesungguhnya persoalan yang sama dialami oleh LG, yang juga ikut memasok layar LCD ke perusahaan ponsel lain. Perusahaan yang juga merasakan hambatan dalam pasokan lantaran terbatasnya stok beberapa komponen penting seperti LCD adalah Apple.

    DEDDY SINAGA | PCWORLD | DAILYTECH | INFORMATIONWEEK



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?