Pencurian Perangkat Telekomunikasi Marak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja jaringan telekomunikasi memperbaiki Base Transceiver Station (BTS).  TEMPO/ Bismo Agung

    Pekerja jaringan telekomunikasi memperbaiki Base Transceiver Station (BTS). TEMPO/ Bismo Agung

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pencurian infrastruktur telekomunikasi masih marak sehingga kerap mengganggu layanan para operator seluler. General Manager Network operation Technical Divison PT Natrindo Telepon Seluler (Axis), Marc Proulx, mengatakan kasus pencurian ini menjadi masalah penting bagi operator, termasuk Axis.

    "Kami sudah coba berbagai macam cara tapi pencurian masih tetap terjadi, kami minta bantuan atasi ini," ujar Marc dalam presentasi hasil pengujian jaringan jalur mudik Jawa bagian selatan, pada Jumat lalu.

    Marc mengatakan semua operator mempunyai masalah yang sama. Pencurian kebanyakan terjadi di Indramayu hingga Subang. Beberapa kabel atau perangkat lain tetap dicuri. Padahal mereka juga sudah membayar jasa petugas keamanan 24 jam.

    "Kami tak mungkin membawa harimau menjaga itu," ujarnya.

    Akibat pencurian itu, kata Marc, biaya operasional meningkat. Selain itu operator juga mengalami kerugian. Para pelanggan juga mengalami kerugian akibat layanan yang terganggu.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.