India Buat iPad Seharga Rp 300 Ribu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pengembangan Sumber Daya Manusia India, Kapil Sibal memperkenalkan prototipe iPad seharga US$ 35.

    Menteri Pengembangan Sumber Daya Manusia India, Kapil Sibal memperkenalkan prototipe iPad seharga US$ 35.

    TEMPO Interaktif, New Delhi - Menteri Pengembangan Sumber Daya Manusia India, Kapil Sibal memperkenalkan prototipe laptop baru dengan biaya pembuatan hanya US$ 30 atau sekitar Ro 300 ribu. Selain notebook, dia juga meluncurkan sebuah "iPad" atau komputer tablet dengan harga US$ 35 atau sekitar Rp 315 ribu.

    Laptop dan komputer tablet yang dibanderol dengan harga murah itu merupakan bagian dari program yang dicanangkan pemerintah dengan cara menyediakan laptop murah untuk anak-anak dari tingkat dasar sampai universitas. "Mulai tahun depan, iPad ini akan ada di setiap siswa," kata Kapil.

    Kini pemerintah sedang mencari perusahaan yang mampu membuat notebook dan iPad sesuai dengan prototipe yang mereka buat yang berjalan dengan sistem operasi Linux.

    Kapil mengatakan, pemerintah berencana menekan harga notebook dan laptop antara US$ 10 sampai 20. Selain India, pada Mei lalu Massachusetts Institute of Technology (MIT) juga mengumumkan rencana untuk mengembangkan sebuah komputer tablet sebesar US$ 99 untuk program "One Laptop per Child."

    The Province|Rini K|

    BERITA TERPOPULER LAINNYA:

    BlackBerry Diblokir Gara-Gara Software Pengintai

    Pong Kembali untuk Bertemu Pimpinan DPR

    Wasit Final Piala Indonesia: Hanya Wasit yang Bisa Menggantikan Wasit

    India Buat iPad Seharga Rp 300 Ribu

    Sungai Besar Ditemukan di Dasar Laut Hitam

    Satgas Harus Buka Alasan Pengunduran Diri Herman

    Wawancara Lengkap dengan Tifatul Sembiring Soal Pemblokiran Pornografi

    Polri Dianggap Melawan Presiden

    Dewan Minta Dana untuk Bangun Rumah Aspirasi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.