Venus, Mars dan Saturnus Mejeng Bareng Malam Nanti

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tata Surya. FOto: Space.com

    Tata Surya. FOto: Space.com

    TEMPO Interaktif, New York - Tengoklah ke langit belahan barat setelah Matahari tenggelam malam nanti. Mata Anda akan segera mendapati Venus yang bersinar paling terang, hanya dikalahkan Bulan, di langit.

    Amati lebih jauh saat langit semakin gelap. Anda akan melihat planet tercantik di Tata Surya kita itu didampingi dua sinar yang lebih kecil. Itulah Mars dan Saturnus.

    Awal bulan ini, posisi Mars berada di bawah Saturnus. Posisi itu terus bergeser. Pada 7 Agustus mendatang, Venus bergerak ke barat, jadi kurang dari tiga derajat di bawah Saturnus. Derajat langit bisa diukur dengan kepalan tangan yang setara sekitar 10 derajat.

    Kamis (5/8) malam nanti, Venus, Mars dan Saturnus berada di posisi terdekat. Membentuk formasi segitiga. "Ketiganya terlihat dalam satu frame teropong lapangan," tulis Space.com.

    Trio ini bergerak bareng ke arah timur, berlawanan arah dengan konstelasi bintang Virgo di latar belakang mereka. Mars dan Venus, yang berada lebih dekat dengan Matahari akan bergerak lebih cepat ketimbang Saturnus.

    "Penampakan bisa menipu," tulis Space. Meski terlihat berdekatan ketiganya berada di jarak yang jauh berbeda. Venus merupakan planet yang dari Bumi, berjarak 0,79 unit astronomi. Planet Merah Mars, berjarak 2 unit astronomi, dan Saturnus 10 unit astronomi.

    Astronom menggunakan satuan khusus unit astronomi untuk mengukur jarak planet. Seperti upaya redenominasi rupiah oleh Bank Sentral, tujuannya untuk menyederhanakan perhitungan. Satu unit astronomi sama dengan 150 juta kilometer, diambil dari jarak Bumi-Matahari.

    SPACE.COM | REZA M



    BERITA TERPOPULER LAINNYA

    Layanan Blackberry di Indonesia Dilarang?

    Bachtiar Camsyah Ditahan di LP Cipinang

    30 Persen Masinis Kereta Ipi Belum Bersertifikat 

    Paul Turley: Candi di Bawah Laut itu Saya yang Tenggelamkan

    KRL Khusus Perempuan Diluncurkan 9 Agustus

    Terkuak, Dokumen UFO yang Dirahasiakan Winston Churchill  

    Huawei Diam-diam Akan Luncurkan Penantang iPad di Indonesia  

    Tiap Hari Terjual 200 Ribu Perangkat Android


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?