Mark Hurd Hengkang dari HP dengan US$ 12 Juta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Hewlett Packard Mark Hurd

    CEO Hewlett Packard Mark Hurd

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah mundur dari jabatannya, Chief Executive Officer Hewlett Packard (HP) Mark Hurd tak akan hidup susah. Dia tetap bisa menikmati hidup karena dia pergi dengan US$ 12 juta dolar (sekitar Rp 108 miliar) dan ribuan saham HP.

    Jurubicara HP mengatakan HP dan Hurd telah menyepakati kemunduran itu dengan sejumlah bonus.

    Hurd mundur setelah terlibat skandal seks dengan seorang perempuan yang disewa HP untuk menangani bidang pemasaran. Hurd memang tak terbukti melakukan pelehan seks. Namun, dia terbukti menutupi sejumlah pengeluaran agar hubungannya dengan perempuan itu tek terungkap.

    HP mengatakan telah melakukan investigasi kasus ini sejak 30 Juni. Penyelidikan itu dilakukan setelah pengacara perempuan tersebut melayangkan surat kepada HP.

    Hurd adalah CEO yang sukses. Dia menggantikan CEO sebelumnya Carly Fiorina yang gagal pada 2005. Sejak April 2005 itulah Hurd membuat HP bangkit kembali. Laba HP meningkat berlipat-lipat.

    HP pun kemudian menjelma menjadi perusahaan komputer terbesar di dunia. Pendapatan HP pada 2009 mencapai US$ 115 miliar (Rp 1,035 triliun).

    Hurd selama ini mengantongi gaji US$ 30 juta (Rp 270 miliar) setahun. Dia juga mendapatkan uang lainnya senilai US$ 53 juta (Rp 477 miliar) dalam bentuk bonus atau saham.

    BS | FORTUNE


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.