IM2 Sediakan Layanan Murah Untuk Pelajar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • GM Central Region Agus Pahlevi dan Business Planning Development General Manajer Hermanudin menunjukkan paket perdana Broom Merdeka (foto:dian yuliastuti/tempo)

    GM Central Region Agus Pahlevi dan Business Planning Development General Manajer Hermanudin menunjukkan paket perdana Broom Merdeka (foto:dian yuliastuti/tempo)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Jakarta-PT Indosat Mega Media kembali meluncurkan paket layanan internet unlimited, Broom Merdeka. M2 manawarkan paket Broom  Merdeka ini dengan harga Rp 75 ribu (starter pack) dan termasuk voucer isi ulang Rp 50 ribu.

    "Pengguna cukup isi ulang Rp 50 ribu dan bebas akses internet tanpa batasan kuota," ujar GM Central Region Agus Pahlevi, di Restoran Kembang Goela, hari ini.

    Paket broom merdeka ini melengkapi paket layanan internet anak perusahaan PT Indosat Tbk ini. Para pengguna paket ini bisa mengakses pada pemakaian 150 dengan kecepatan hingga 256 Kbps. Dan akan disesuaikan hingga 64 Kbps jika pemakaian melebihi 150MB. Paket ini mempunyai masa aktif 1 bulan dengan masa tenggang hingga 60 hari.

    Mereka menargetkan hingga akhir tahun ini terjual hingga 45 ribu unit. Sehingga jika terjual seluruhnya menambah jumlah pelanggan hingga 710 ribu pelanggan.

    Business Planning Development General Manager IM2 Hermanudin mengatakan target utama paket ini kepada para pelajar. Hermanudin mengatakan dengan jaringan dan teknologi yang ada mampu memenuhi kebutuhan layanan data yang tak terlalu berat.

    "Kami tidak menganjurkan pemakaian data untuk peer to peer, streaming dan download speed," ujar Hermanudin. Sayangnya saat ini pelanggan belum bisa mengup-grade layanan jika menginginkan paket layanan data yang lebih besar.

    Agus dan Hermanudin optimistik penjualan akan tercapai sesuai target. Mereka meyakini dengan produk baru ini mereka mampu mempertahankan penguasaan kue pasar layanan internet untuk layar lebar. Akhir tahun lalu IM2 meraih 32 persen kue pasarnya. 

    Dian Yuliastuti


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.