Pemerintah Minta RIM Blokir Pornografi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BlackBerry Torch. AP Photo/Richard Drew

    BlackBerry Torch. AP Photo/Richard Drew

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah meminta para operator dan penyedia jasa internet memblokir konten pornografi, Pemerintah juga akan meminta Research in Motion (RIM) untuk melakukan hal yang sama.

    "Sasaran selanjutnya, karena belum bisa makanya kami minta dia pasang data center di sini," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dalam konferensi pers hasil uji pemblokiran content pornografi di Jakarta kemarin.

    Tifatul menguji kemampuan pemblokiran content pornografi PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk, PT Indosat Tbk, PT Excelcomindo Axiata (XL) Tbk, PT Bakrie Telecom (Btel) Tbk, PT Telekomunikasi Selular, dan PT Indosat Mega Media (IM2).

    Meski hampir semua operator berhasil lolos ujian sang Menteri, namun beberapa jurnalis mencoba dan masih dapat membuka content tersebut. Demikian pula saat dicoba dengan perangkat Blackberry, gambar porno juga masih bisa diakses.

    Pemerintah sedang menyiapkan konsep surat permintaan agar RIM mematuhi Undang-undang Telekomunikasi. RIM dikabarkan akan segera membuka kantor perwakilannya di Indonesia.

    Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Muhammad Budi Setiawan mengatakan selain RIM, tak menutup kemungkinan Yahoo! juga akan diminta melakukan hal yang sama.

    Disinggung soal content pornografi di forum-forum, pemerintah akan melakukan pendekatan dan sosialisasi. "Langkah berikutnya, Pemerintah tidak akan mencampuri," ujar Budi.

    Namun demikian jika ada pengaduan atau aparat bisa membuktikan maka sanksi hukum akan tetap ditegakkan. "Mesti ada yang mengadu atau polisinya rajin memantau," ujarnya.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.