Inilah Keindahan Hujan Meteor Persid

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampakan Meteor Perseid tahun 2005 (space.com)

    Penampakan Meteor Perseid tahun 2005 (space.com)

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Hujan meteor Persid selalu dinanti-nantikan kemunculannya oleh para komunitas astronomi. Sebab, keindahan meteor Persid ini memang menakjubkan.

    Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, berhasil mengabadikan gambar bola api (fireball) yang muncul saat Hujan Meteor Perseid di Paint Rock, Alabama.

     

    NASA mengidentifikasi meteor itu berdiameter 2,5 sentimeter dan bergerak dengan kecepatan fenomenal: 215 ribu kilometer per jam. Dengan kecepatan mengagumkan itu, meteor memunculkan ekor api sepanjang 104,6 kilometer, sebelum habis terbakar di ketinggian 90 kilometer. "Cahayanya enam kali lebih terang dari Venus," kata Juru Bicara NASA Janet Anderson seperti dikutip Space.com.


    Hujan Meteor Perseid muncul saban pertengahan Agustus, saat Bumi mendekati orbit Komet Swift-Tuttle. Komet ini pertama diamati pada 1862 dan butuh 130 tahun untuk sekali mengitari matahari.

    Material dari ekor komet menerabas lapisan atmosfer dengan kecepatan 60 kilometer per detik. Ingat, satuannya dalam detik, bukan jam. Sehingga menciptakan banyak bintang jatuh.

    Menurut Direktur Observatorium Bosscha Hakim L. Malasan hujan meteor itu terjadi karena bumi setiap tahun sesuai lintasannya menabrak sisa debu dari ekor komet Swift-Tuttle. Komet itu diperkirakan sangat besar, dengan ukuran garis tengah sekitar 200 kilometer. “Bisa dibayangkan debu ekornya itu banyak dan mengenai atmosfir bumi,” katanya kepada Tempo pekan kemarin.


    Adapaun jarak lintasannya saat dekat dengan bumi diperkirakan sekitar 200 ribu kilometer. “Kemungkinan baru pada tahun 2100-an dekat dengan bumi, itu juga masih spekulasi,” katanya.

    ANWAR SISWADI | REZA M

    BERITA TERPOPULER LAINNYA:

    Ba'asyir Mengaku Danai Latihan Militer

    Paris Hilton Dituntut Ganti Rugi Rp 315 Miliar

    Penjahat 'Cyber' Paling Diburu Ditangkap di Prancis

    Veron: Maradona Tak Bisa Melatih 

    Menara Jam Mekkah Tantang Standar Waktu GMT
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.