Roket Amatir Siap Meluncur ke Luar Angkasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roket amatir Denmark (dailymail.co.uk)

    Roket amatir Denmark (dailymail.co.uk)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tampilannya sederhana, malah bisa dibilang tidak meyakinkan. Bahkan, bila dilihat lebih seksama lagi meluncur dengar roket ini sama saja dengan bunuh diri.

    Namun, dua warga Denmark yang menciptakan roket ini merasa yakin roket ciptaannya ini bisa membawa manusia ke luar angkasa. Roket amatir ini dibuat oleh perusahaan Denmark Copenhagen Suborbitals yang dipimpin oleh Kristian von Bengston dan Peter Madsen.

    Rencananya roket ini akan diluncurkan dari sebuah kapal selam di laut Baltik pada 30 Agustus mendatang. Jika sukses, mereka akan meluncurkan kembali dengan manusia di dalamnya secepat mungkin.

    Madsen berharap dialah yang berada di dalam roket itu bila percobaan pada pekan depan berjalan mulus. Roket itu dibuat untuk satu penumpang berbentuk kapsul yang dinamakan Tycho Brahe.

    Tim dari Copenhagen Suborbitals telah mengembangkan roket ini sejak 2004. Mereka membuat eksperimen ini tanpa dibiayai negara. Copenhagen Suborbitals adalah sebuah organisasi non profit yang dana operasionalnya berasal dari sponsor, donasi dan para sukarelawan. Bila sukses, Denmark akan menjadi negara keempat yang berhasil mengirimkan manusia ke luar angkasa.

    Di dalam situs Suborbitals, Madsen dan von Bengston mengatakan kami bekerja terus menerus utuk mengembangkan sebuah kendaraan luar angkasa yang berukuran kecil.

    Roket ini dinamakan HEAT, yang berarti Hybrid Exo Atmospheric Transporter. Tingginya sekitar 9 meterdan menggunakan oksigen sebagai bahan bakar.

    Dalam tes pertama pada bulan Februari dan Mei 2010, tim mengakui roket HEAT sulit untuk dikendalikan saat mengudara. "Kami saat ini mencari formula yang pas untuk mengendalikan untuk mencegah gaya gravitasi dan meminimalkan area pendaratan," kata Madsen dalam situsnya.

    DAILY MAIL I PGR




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?