SparxUp Award, Ajang Mendongkrak Kreativitas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Rosdianahangka

    TEMPO/ Rosdianahangka

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Para pelaku industri teknologi informasi (TI) pemula sering memunculkan ide-ide kreatifnya. Namun sayangnya, mereka sering tenggelam dalam dunia bisnis.

    Nah, untuk mendongkrak kreativitas para penggiat industri TI pemula ini, DailySocial.net, Semut Api Colony dan Kompas.com mengadakan ajang kompetisi Digital Start-Up Indonesia melalui SparxUp award.

    Pendiri dan CEO DailySocial.net, Rama Mamuaya mengatakan ajang ini untuk mewujudkan industri teknologi yang lebih hidup. Rama mengatakan banyak menjumpai bakat bagus yang dimiliki para pemula (start-up) itu, tapi sayangnya tidak terekspos.

    "Banyak dari daerah yang bakat bagus-bagus," ujar Rama, saat berbicara soal kompetisi ini di Epicentrum Walk Kuningan, Selasa (24/8).

    General Manager Business, PT Kompas Cyber Media ( Kompas.com), Edi Taslim mengatakan ajang ini cukup membanggakan. Menurutnya Indonesia punya potensi tapi kurang dimanfaatkan. "Jadilah developer website bagus tetapi berguguran," ujarnya.

    Dia meyakini potensi ini akan tumbuh jika mendapatkan dukungan supaya tidak mati. "Karena itu kami ingin kontribusi. Banyak mutiara-mutiara yang akan muncul," kata Edi.

    Chief Marketing Officer PT Merah Cipta Media (Semut colony), Herman Kwok mengatakan kompetisi ini akan menilai para enterpreuneur pemula. Terutama mereka yang bukan berada di bawah bendera brand besar, dengan pegawai maksimal 20 orang dan pendapatan dibawah Rp 1 miliar setahunnya. Dia mengharapkan kegiatan pertama ini akan mendorong banyak peserta.

    "Targetnya 300 peserta, dari sana akan dijaring 24 pemenang dari delapan kategori," ujar Herman Kwok.

    Kegiatan ini akan mengkompetisikan web dalam delapan kategori yakni best social networking site, best use of technology, best e-commerce, best game, best user generate content, best portal, best mobile dan best WAP.

    Para pemenang akan mendapat hadiah uang serta pelatihan pendampingan manajemen. Selain itu mereka akan mendapat fasilitas piranti lunak dari Microsoft dan Google adword selama program.

    Herman juga mengatakan ajang ini untuk melengkapi usaha pemerintah yang ingin mendorong industri TI. "Tapi kami hanya fokus pada pemula," kata Herman.
    Dian Yuliastuti


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.