NSN Pasok Teknologi 3G di India  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • nokiasiemensnetworks.com

    nokiasiemensnetworks.com

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Perusahaan layanan jaringan telekomunikasi global, Nokia Siemens Networks (NSN) mulai memasok teknologi 3G-nya ke India. Tata Teleservices Ltd (TTSL) menjadi operator selular swasta India pertama yang menandatangani kesepakatan dengan NSN untuk memasok teknologi tersebut.

    Dalam siaran pers bersamanya hari ini, TTSL menyebut alasan memilih teknologi NSN untuk mendukung peluncuran 3G-nya di India. Jaringan tersebut, yang berbasis WCDMA 3G dan termasuk HSPA+, memungkinkan operator ini untuk menawarkan broadband bergerak berkualitas tinggi yang menyediakan Internet browsing cepat dan kualitas panggilan suara lebih baik.

    "Ada permintaan sangat besar untuk akses internet bergerak di India, dan itulah yang bisa diberikan oleh 3G," kata AG Rao, chief technology officer and president, Enterprise Business, TTSL.

    Sementara itu, Urs Pennanen, head of India Region, Nokia Siemens Networks berjanji untuk membuat jaringan 3G yang benar-benar efisien dan berkualitas tinggi untuk para pelanggan TTSL di negara tersebut. "Penggelaran ini menggunakan teknologi bergerak terbaru dalam jaringan TTSL, yang siap untuk permintaan di masa mendatang," ujarnya.

    Dalam kerjasama tersebut, NSN akan memasok BTS Flexi Multiradio yang ringkas, hemat energi dan siap LTE. Selain memungkinkan kapasitas jaringan yang lebih tinggi dan layanan broadband bergerak lebih cepat, BTS ini memungkinkan "sharing aktif" antar operator untuk meningkatkan efisiensi.

    Nokia Siemens Networks akan menyediakan implementasi jaringan dan layanan terkelola untuk memastikan penggelaran yang mulus, performa jaringan yang lebih baik dan diperkenalkannya layanan-layanan baru tanpa hambatan. Perusahaan ini juga akan menyediakan sistem manajemen jaringan NetAct untuk memonitor, mengelola dan mengoptimalkan jaringan 3G/HSPA+, dan menyediakan dukungan operasional sistem lainnya.

    DIM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.