Trio Wink, Ponsel Ramah Jemari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur LG Mobile Indonesia Kim Won Dae memperlihatkan seri ponsel qwerty terbarunya, LG Wink seri (foto: Dian Yuliastuti/Tempo)

    Presiden Direktur LG Mobile Indonesia Kim Won Dae memperlihatkan seri ponsel qwerty terbarunya, LG Wink seri (foto: Dian Yuliastuti/Tempo)

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Mengetik pesan singkat, memperbarui status, sampai mengirim e-mail melalui telepon seluler membutuhkan permainan jari yang andal. Kenyamanan mengetik menjadi salah satu pertimbangan utama bagi para pengguna gadget dalam memilih model ponsel kesayangan mereka. 

    Product Marketing Head LG Mobile Communications Indonesia Richard Susilo mengatakan model ponsel QWERTY menjadi pilihan bagi mereka yang membutuhkan keypad yang nyaman untuk mengetik. "Model QWERTY menguasai sekitar 50 persen pasar ponsel di Indonesia," kata Richard di Jakarta. 

    Gurihnya ranah ponsel QWERTY, dia melanjutkan, seiring dengan membeludaknya pengguna media jejaring sosial yang sebagian besar anak muda. Untuk menjawab tantangan itu, Richard mengatakan, LG menggelontorkan varian ponsel dengan desain yang nyaman untuk berkirim pesan dan berbagai aktivitas jejaring sosial media, yakni LG Wink Series. 

    Richard menjelaskan, ada tiga Wink yang menjadi pilihan penggila gadget Tanah Air. Ketiganya adalah LG Wink C100, LG Wink Wi-Fi C305, dan LG Wink Plus GT350i. Ketiga ponsel ini ditargetkan untuk segmen remaja dan anak muda di bawah 30 tahun.

    LG Wink C100, misalnya. Sementara ponsel QWERTY saat ini pada umumnya tampil dengan orientasi layar horizontal, LG Wink C100 justru hadir dengan layar vertikal seluas 2,2 inci. Desain vertikal ini bukan tanpa sebab. Richard menjelaskan, dengan tampilan memanjang ke bawah, pengguna tak perlu menggeser bidang tampilan layar ke bawah untuk mendapatkan kelengkapan informasi yang diinginkan. 

    Ponsel berdimensi 11,45 x 5,96 x 1,3 sentimeter ini menyediakan widget khusus sehingga pengguna dapat langsung mengakses situs microblogging Twitter dan jejaring sosial Facebook pada halaman muka. Pada ponsel yang dibanderol dengan harga Rp 799 ribu ini, LG juga membenamkan kamera 1,3 megapiksel, radio FM, Bluetooth, dan ketersediaan socket 3,5 milimeter sehingga dapat dihubungkan dengan perangkat audio pendukung lainnya. 

    Adapun LG Wink Wi-Fi C305 mengedepankan sisi konektivitas. "Seperti namanya, ponsel ini menjadi jawaban terhadap tingginya biaya akses Internet," kata Richard. Dengan bentuk QWERTY bar, ponsel berdimensi 1,16 x 6,19 x 1,19 sentimeter ini hadir dalam kombinasi warna oranye dan putih. 

    Ponsel seharga Rp 1,099 juta dan berbobot 89,5 gram ini juga memiliki aplikasi tersendiri untuk dapat mengunggah foto langsung ke akun Facebook atau Twitter penggunanya, serta dapat mengetahui status dan informasi terbaru dari teman-temannya melalui layar halaman muka. 

    Sedangkan LG Wink Plus GT350i tampil sebagai ponsel full touchscreen dengan desain minimalis. Hanya ada tiga buah tombol di bawah layar seluas 3 inci yang mendominasi bagian depannya. Untuk kenyamanan mengetik, pengguna tinggal menggeser badan ponsel ke samping untuk mendapatkan jajaran keyboard QWERTY. 

    Ponsel dengan harga Rp 1,699 juta ini juga menambahkan fitur Threaded SMS, yang dapat menyederhanakan tampilan pesan singkat seperti tampilan chatting, sehingga pesan yang dikirim berikut balasannya akan tampil secara berurutan. Dari gadget berdimensi 10,75 x 5,25 x 1,59 sentimeter ini, pengguna juga dapat menyertakan foto pengirim pesan pada setiap pesan singkat. "Jadi benar-benar seperti chatting," kata Richard. Dia menambahkan, ketiga ponsel tersebut mulai tersedia di pasar pada pertengahan bulan ini. 

    Rini Kustiani | Dian Yuliastuti

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?