Kura-kura Air Tawar Semakin Langka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PANDA.ORG

    PANDA.ORG

    TEMPO Interaktif, Kura-kura air tawar semakin langka. Menurut analisis Conservation International (CI) lebih dari sepertiga dari 280 spesies kura-kura air tawar di dunia kini terancam punah.

    Pembangunan yang tidak berkelanjutan telah membuat rantai makanan bagi kura-kura hilang, selain itu perdagangan hewan juga menjadi faktor utama punahnya kura-kura. Pembendungan sungai untuk pembangkit listrik pun menjadi pemicu.

    Dr Peter Paul van Dijk, direktur Tortoise Conservation International dan Program Konservasi kura-kura air tawar, mengatakan masa depan kura-kura ini sangat suram.

    "Kura-kura adalah hewan yang membutuhkan 15-20 tahun untuk menjadi dewasa dan kemudian hidup selama 30-40 tahun," ujarnya. Mereka meletakkan telur di darat setiap tahun.

    Namun, kata Paul, jika Anda mengambil hewan-hewan ini sebelum mereka berusia 15 tahun maka selesai sudah. Mereka tidak bisa lagi bereproduksi.

    Tidak seperti penyu atau kura-kura yang hidup di laut, kura-kura air tawar lebih jago beradaptasi. Mereka bisa hidup jauh dari sungai, bahkan bisa hidup di sungai kecil di perbukitan.

    Kura-kura juga bisa hidup di danau, muara dan hutan bakau. Sayangnya dalam dua dekade 11 familia dari kura-kura jenis ini terus menurun. Selain diburu sebagai binatang peliharaan. Kura-kura sangat berharga di Asia, khususnya di Cina. Mereka dikonsumsi sebagai obat.

    BBC I PGR




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?