Airbus Berencana Membuat Pesawat Tembus Pandang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Airbus A380 terbang di atas bandara Seongnam, Korea Selatan (19/10). Pesawat tersebut akan mengikuti Seoul International Aerospace and Defense Exhibition 2009, yang berlangsung 20-15 Oktober (19/10). Foto: REUTERS/Choi Bu-Seok

    Pesawat Airbus A380 terbang di atas bandara Seongnam, Korea Selatan (19/10). Pesawat tersebut akan mengikuti Seoul International Aerospace and Defense Exhibition 2009, yang berlangsung 20-15 Oktober (19/10). Foto: REUTERS/Choi Bu-Seok

    TEMPO Interaktif, Washington -Produsen pesawat terbang raksasa, Airbus memiliki sebuah ide dahsyat: membuat pesawat terbang tembus pandang. Bila ide ini diwujudkan maka para penumpang bisa merasakan pengalaman luar biasa. Mereka bisa melihat seluruh pemandangan di sekitar dan di bawah pesawat.

    Pesawat ini akan dirancang memiliki kulit keramik berteknologi tinggi. Bila kapten pesawat menekan sebuah tombol maka pesawat berganti kulit menjadi transparan, seluruh bodi pesawat akan tembus pandang.

    Dijamin, para penumpang akan merasakan sensasi yang berbeda ketika mereka naik pesawat ini. Mereka seolah-olah melayang di udara. Mereka juga bisa melihat pemandangan kota, gunung, laut atau pun awan yang ada di sekitarnya.

    "Penumpang pesawat ini akan mengalami pengalaman penerbangan yang baru," kata kepala penelitian dan teknologi Airbus Alex Krein kepada Der Spiegel yang dikutip Fox News.

    Meski ide ini terdengar gila namun bukanlah hal yang tidak mungkin. Para insinyur siap mewujudkan gagasan tersebut.

    "Di masa depan, pesawat menawarkan pemandangan bagi penumpangnya yang tdiak terhalangi, Anda akan dapat melihat piramid atau Menara Eiffel melalui lantai pesawat yang transparan," kata Krein.

    Airbus memang sedang gencar dengan berbagai konsep baru. Mereka manamakan program ini "The Futurem By Airbus" atau "Masa Depan oleh Airbus".

    Tak hanya pesawat tembus pandang, mereka juga menciptakan terobosan untuk sumber energi pesawat di masa depan. "Kami meminta teknisi kami berimajinasi secara bebas menyambut visi penerbangan 2050," kata Krein.

    PGR


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?