Hatta: Tweeps Kelompok Masyarakat Kritis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hatta Radjasa. TEMPO/Yosep Arkian

    Hatta Radjasa. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Di sela kesibukannya sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa mengaku selalu menyempatkan diri manteng di situs mikroblogging Twitter. "Saya termasuk orang baru di dunia Twitter, tapi saya selalu mengikuti dan lihat arah pembicaraan di sana," ujarnya usai menyaksikan Sang Pencerah di Bioskop 21 Plaza Senayan, Ahad (20/9).

    Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu, tweeps atau pengguna Twitter adalah bagian dari kelompok masyarakat intelektual yang kritis atau critical mass. Meski bagian dari pemerintah, yang kerap dicela di ranah maya, Hatta tetap berkepala dingin. "Tanpa kelompok ini negara tidak akan maju," katanya.

    Hatta aktif di situs mikrobloging ini sejak 17 Juni 2010. Walaupun tergolong newbie yang tidak cerewet, hanya 198 cuit sejak gabung, pengikutnya banyak, lebih dari 8400 orang.

    Dia termasuk tweeps yang pelit dalam memilih ikutan, cuma 36. Diantara orang yang dia follow adalah Bill Gates, Barack Obama, budayawan Goenawan Mohamad dan blogger tersohor Ndoro Kakung.

    REZA M
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.