Petinggi Interpol Dibajak di Facebook

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ronald Kenneth Noble. foto: interpol.int

    Ronald Kenneth Noble. foto: interpol.int

    TEMPO Interaktif, Hongkong - Penipuan kembali terjadi di situs jejaring sosial Facebook. Namun kali ini yang jadi korban bukan sembarang orang, Ron Noble, sekretaris jenderal Interpol, lembaga penegak hukum lintas-negara.

    "Baru-baru ini Tim Respon Insiden Keamanan Informasi menemukan dua profil Facebook yang menggunakan identitas saya," ujarnya seperti dikutip Independent, Senin (20/9). Satu dari pemalsu itu, dia melanjutkan, menggunakan profilnya untuk memperoleh informasi menganai buronan interpol.

    Pemalsu itu berkedok sedang menjalankan Operasi Infra Merah. Operasi ini dilansir interpol untuk mencari buronan kakap di 29 negara, termasuk pembunuhan penyeludupan obat terlarang, dan pencucian uang. Operasi ini sudah menjaring 130 orang.

    Menurut Noble, karena sulitnya melacak identitas pelaku, kejahatan dunia maya termasuk ancaman kriminal paling berbahaya. Maka, dia melanjutkan, setiap negara perlu memperkuat infrastruktur digitalnya.

    Interpol sedang mengembangkan sistem verifikasi untuk meningkatkan kemampuan melacak identitas seorang pengguna internet. Program itu dilabeli e-Identification Card.

    INDEPENDENT | V3 | REZA M


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?