Peretasan Twitter Didalangi Remaja Australia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Microsoft Corp.

    AP/Microsoft Corp.

    TEMPO Interaktif, Sydney - Seorang remaja asal Australia mengaku mendalangi retasan (hacking) di Twitter, yang membuat pengguna situs mikroblogging itu terhubung dengan situs porno Jepang dan sekretaris pers Gedung Putih, kemarin.

    Pearce Delphin, pelajar 17 tahun, memanfaatkan celah keamanan situs tersebut. Dia bercuit sebuah kode "mouseover" JavaScript, yang menimbulkan jendela pop-up saat pengguna mengarahkan cursor ke pesan tersebut.

    Tindakan itu langsung disambar peretas lain. Mereka menautkan ke situs pornografi dan menciptakan cacing cyber yang terus berduplikasi setiap pesan dibaca. Akibatnya terjadi kekacauan di situs dengan 190 juta pengguna itu kacau selama lima jam.

    "Saya melakukannya hanya untuk melihat apakah Javascript dapat dijalankan dalam tweet," ujarnya, seperti dikutip AFP, Rabu (22/9). Remaja yang tinggal bersama orangtuanya di Melbourne itu mengaku tidak menyadari tindakannya berujung pada kekacauan di Twitter.

    Twitter Inc, selaku pemilik dan pengelola Twitter, meminta maaf kepada semua penggunanya terkait serangan "kutu mouseover" ini.

    STRAITS TIMES | REZA M


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.