Satelit Ditugaskan Lacak Sampah Di Sekitar Bumi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO Interaktif, Washington - Angkatan Udara Amerika Serikat meluncurkan satelit yang ditugaskan untuk melacak sampah luar angkasa di sekitar bumi. Satelit dengan nama Space-Based Space Surveillance satelit atau SBSS akan memantau lingkungan orbit bumi sebagai bagian dari "pengamanan" jaringan antariksa.

    Satelit yang diluncurkan dari pangkalan udara Vandenberg itu "ditumpangkan" pada sebuah roket Minotaurus 4. "Satelit ini akan melacak benda-benda asing tanpa kendala cuaca dan waktu," kata Wakil Komandan Space Superiority Systems Wing and Missile Systems Center, Kolonel JR Jordan.

    Dengan menghabiskan dana sekitar US$ 850 juta, satelit ini diperkirakan mampu "mendeteksi" 500 ribu sampah ruang angkasa yang berada di orbit bumi. Menurut Jordan, Satelit SBSS yang ukurannya sebesar mobil sedan ini akan "bertengger" sekitar 630 kilometer di atas permukaan bumi.

    Space|Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?