Perusahaan Rusia Bangun Hotel Ruang Angkasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang disiarkan kantor berita REUTERS hari ini (25/11), memperlihatkan astronot Randy Bresnik sedang memeriksa dan merawat Stasiun Luar Angkasa Internasional pada akhir pekan lalu.  AP/NASA

    Foto yang disiarkan kantor berita REUTERS hari ini (25/11), memperlihatkan astronot Randy Bresnik sedang memeriksa dan merawat Stasiun Luar Angkasa Internasional pada akhir pekan lalu. AP/NASA

    TEMPO Interaktif, Sebuah perusahaan swasta Rusia Orbital Technologies membuat rencana ambisius: membangun hotel ruang angkasa bagi para wisatawan super kaya. Hotel dengan empat kamar yang "nyaman" ini akan diorbitkan pada 2016. 

    Rencananya, para "turis" akan dibawa ke hotel itu dengan pesawat ulang alik Soyuz, yang biasa digunakan untuk membawa kosmonot Rusia ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional, ISS. Namun perusahaan yang bermarkas di Moskow itu tidak mengungkapkan bagaimana caranya membangun hotel itu, juga pendanaannya.

    Hingga saat ini, para wisatawan angkasa luar -seperti pengusaha Amerika, Dennis Tito- harus berdesakan di ISS bersama dengan para astronot dan perlengkapan mereka. Menurut Direktur Eksekutif Sergei Kostenko, hotel ini menawarkan solusi dan kenyamanan. 

    "Modul yang kami rencanakan tidak akan mengingatkan anda pada ISS. Sebuah hotel harus nyaman di dalamnya dan memungkinkan untuk melihat bumi lewat lubang besar," kata Kostenko kepada kantor berita RIA Novosti.

    Sasaran hotel ini adalah orang-orang super kaya maupun ilmuwan dari perusahaan-perusahaan pribadi yang ingin melakukan riset di ruang angkasa. Hotel itu akan berada dalam orbit yang sama dengan ISS.

    Modul petama akan terdiri dari empat kamar untuk tujuh penumpang, namun Sergei Kostenko tidak menyebut berapa tarif per orang untuk hotel itu.

    Kostenko menegaskan makanan akan disesuaikan dengan keinginan masing-masing tamu dan ada rencana untuk menggunakan koki terkenal yang akan menyiapkan makanan sebelum dikirim ke ruang angkasa.

    Walau masih belum jelas bagaimana upaya pembangunannya, situs Orbital Technologies menyebut Energia -perusahaan pesawat angkasa luar milik negara- sebagai koordinator proyek. Energia sebelumnya membangun kapsul Soyuz dan Progress, pesawat ruang angkasa yang mengangkut awak dan pasokan ISS.

    Sejumlah laporan menyebutkan beberapa kesepakatan kerja sama sudah ditandatangani dengan Energia dan Badan Ruang Angkasa Rusia, Roscosmos. Kostenko yakin bahwa investor Rusia dan Amerika Serikat akan tertarik menanamkan jutaan dollar untuk proyek ini.

    Rencana hotel angkasa luar ini bukanlah yang pertama. Tahun 2009. perusahaan arsitektur di Barcelona -The Galactic Suite Space Resort- mengatakan hotel ruang angkasa mereka, sesuai jadwal, akan bisa menerima tamu pertama tahun 2012.

    Dua tahun sebelumnya, Genesis II berhasil diorbitkan oleh Bigelow Aerospace, sebuah perusahaan milik taipan hotel Amerika Serikat. Genesis II merupakan pesawat ruang angkasa eksperimen untuk melakukan uji coba dalam kelayakan hotel ruang angkasa.

    AP I BBC I PGR 

    Baca Juga:

     
     




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?