Kanzi, Si Kera Pintar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kera Kanzi sedang menekan tombol yang menampilkan simbol untuk berkomunikasi dengan manusia. (Foto: Dailymail)

    Kera Kanzi sedang menekan tombol yang menampilkan simbol untuk berkomunikasi dengan manusia. (Foto: Dailymail)

    TEMPO Interaktif, London - Seekor kera berusia 29 tahun mampu berbicara dengan manusia dan memahami lebih dari 450 kata. Dengan menunjuk sebuah simbol melalui komputer, Kanzi, nama kera itu, berusaha berkomunikasi dengan "pengasuhnya".

    Adalah Dr Sue Savage-Rumbaugh yang telah mengajarkan bahasa simbol sejak dia lahir di Great Ape Trust, Iowa. Setiap harinya, kera yang lahir pada tahun 1980-an ini menggunakan 30 sampai 40 kata melalui simbol di komputer.

    Ketika Kanzi menekan sebuah tombol yang bergambar simbol di komputer, akan terdengar suara keras yang menunjukkan apa simbol yang dimaksud. Menurut Rumbaugh, kera jantan itu mampu menggabungkan lebih dari satu kata menjadi sebuah frasa. Contohnya, ketika ia menekan tombol keju, tomat dan roti, itu artinya "pizza".

    Kemampuan untuk memahami kata-kata manusia ini, lajut Rumbaugh, juga diterapkan kepada anak Kanzi, Teco yang berusia tiga bulan. Rumbaugh menjelaskan metode pengenalan kata-kata terhadap kera sama seperti ketika ia mengajarkan anaknya bicara. "Seperti anak kecil, dia selalu ada di dekat saya dan memperhatikan apa yang saya lakukan dan bicarakan," katanya.

    Selain memahami kata-kata manusia, Kanzi juga dapat meniup balon, yang artinya dia dapat mengendalikan nafasnya. Padahal selama ini para ilmuwan meyakini hanya manusia yang mampu meniup balon melalui mulut.

    Melalui Kanzi juga, para ilmuwan mempelajari bagaimana kehidupan di zaman pra sejarah. Pasalnya, kera tersebut ternyata memiliki kemampuan untuk menusun batu.

    Dailymail|Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.