Siapa Merajai Pasar Tablet?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP

    AP

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Apple memang selalu membuat produk yang jadi trend setter. iPad, produknya yang terakhir menunjukkan hal itu. Perusahaan ternama lainnya ikut-ikutan membuat komputer tablet seperti iPad. Samsung mengeluarkan Galaxy Tab, Dell dengan Streak, Sharp dengan Galapagos dan tidak ketinggalan Fujitsu.

    Bahkan RIM yang memproduksi BlackBerry turun gunung membuat tablet bermerek Playbook. Belum lagi perusahaan kecil seperti BenQ, nReader dan Skybee. Pekan ini, mereka memamerkan komputer tablet-nya pada ajang Cutting Edge IT and Electronics Comprehensive Exhibition (CEATEC) di Tokyo. "Semua orang ingin sepotong pasar tablet," tulis Michael Gartenberg, ahli teknologi strategi pada kolom-nya di Engagdget.

    Memang, beberapa perusahaan sengaja mengeluarkan produknya sebelum liburan, agar diingat tahun depan. Kunci kesuksesan terletak pada pengembang dan aplikasi yang mereka ciptakan. Oleh karena itu, Gartenberg menjelaskan masih ada ruang untuk kompetitor iPad. Tentunya tidak akan melawan iPad, kecuali iPad2.

    Gartenberg menyarankan sebaiknya para pesaing membuat sesuatu yang jauh lebih menarik. Apa itu? Misalnya dari segi ukuran. RIM memang menjajal pasar dengan Playbook berlayar 7 inci, disain cukup ramping dan mungil serta pocketable alias pas di kantong. Sementara Sharp Galapagos berukuran 5,5 inci dan 10,8 inci.

    Lalu dari segi fitur-nya. Jeroan Dell Streak mengklaim telah mendukung multimedia dan dapat dipakai untuk menelpon. Samsung Galaxy Tab juga memakai Flash Player 10.1 untuk memutar multimedia. RIM Playbook malahan dapat dihubungkan ke ponsel BlackBerry sehingga langsung mendukung Push E-mail, BlackBerry Messenger, maupun BlackBerry Enterprise Server.

    Siapa yang bakal jadi pemenang? Kita tunggu saja para pesaing berkreasi: apakah mereka tetap jadi pengekor Apple atau seperti dikatakan Gartenberg, membuat yang jauh menarik ketimbang iPad.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?