Jobs Yakin Apple Akan Lampaui Google

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Apple Inc. Steve Jobs

    CEO Apple Inc. Steve Jobs

    TEMPO Interaktif, California -Penjualan Android boleh saja "menyalip di tikungan" atas penjualan iPhone. Tapi, itu hanya sekilas, begitu kata Steve Jobs. "Kami sangat yakin (our strategy) akan mengalahkan penjualan Google," kata bos Apple Inc. itu.

    Jobs tak biasanya memberikan komentar panas tiba-tiba seperti sekarang ini. Ini karena Apple kini sedang dibidik dengan berita bahwa Android telah mengalahkan Apple. Jobs ingin menanggapi komentar bos Google Eric Schmidt.

    Jobs hakkul yakin sistem yang diciptakan Apple yang terpadu--yakni, sinkronisasi pada iPod, iPhone, iTunes dan Apple--adalah sistem terbaik. Itu, kata Jobs, tak memusingkan para pengembang aplikasi.

    "Google sering bilang bahwa Android itu 'terbuka' dan sistem operasi iPhone atau iOS cenderung 'tertutup'," Jobs mengutip kata-kata Schmidt. "Kami rasa itu tak jujut dan mengaburkan dua pendekatan."

    Schmidt memang kerap gembar-gembor bahwa Android adalah sistem terbuka yang bisa dipakai untuk semua ponsel. Menurut Jobs, itu tak sepenuhnya benar. "Apa yang disebut Google itu terbuka sebenarnya itu adalah sistem yang terfragmentasi," kata Jobs. Soalnya, meski Android terbuka, namun saat ini ada 244 peranti atau ponsel. Jadi, pengembang mesti menyesuaikan aplikasi yang mereka bikin dengan lebih dari seratus aplikasi. Itu yang terjadi pada TwitterDeck, kata Jobs.  

    Bandingkan dengan sistem di Apple. Satu aplikasi bisa dipakai pada banyak peranti: iPod, iPhone, atau iPad.

    Jadi, isu sistem terbuka versus tertutup, menurut Jobs adalah tabir asap untuk menyembunyikan fakta sesungguhnya yakni: terfragmentasi vs terpadu.

    Di kuartal yang lalu Apple berhasil menjual 14,1 juta unit. Bandingkan dengan BlackBerry bikinan Research In Motions yang terjual 12,1 juta. "Mereka harus menciptakan platform yang lebih kompetitif," ujar Jobs.

    FORBES | FAST COMPANY | BS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.