Antrian Pembeli Samsung Galaxy Tab Mengular 200 Meter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrian pembeli penantang iPad, Samsung Galaxy Tab, di Plaza Senayan, Jakarta, 30 Oktober 2010 (Burhan/Tempo)

    Antrian pembeli penantang iPad, Samsung Galaxy Tab, di Plaza Senayan, Jakarta, 30 Oktober 2010 (Burhan/Tempo)

    TEMPO Interaktif, Jakarta --  Demam komputer tablet berlayar sentuh "menyerbu" Jakarta. Kemarin seribu pembeli rela antre hingga enam jam dengan antrean sejauh 200 meter di Plaza Senayan hanya untuk membeli komputer tablet Samsung Galaxy Tab. Saking panjangnya antrean, para pembeli terpaksa berjajar hingga ruang parkir.

    Itulah yang dilakukan Cahya Aziz, 46 tahun, warga Cipinang, Jakarta Timur, satu dari pembeli Galaxy Tab. Dia rela antre sejak pukul 11.00 sampai 17.00. "Histeria" para pembeli itu sama dengan fenomena antrean saat ada diskon untuk sandal dan sepatu merek Crocs beberapa bulan lalu. Antrean itu memanjang hingga empat lantai di Senayan City, Jakarta.

    "Seribu kupon pembelian yang kami siapkan ludes semua," ujar Head of Marketing HP Division PT Samsung Electronics Indonesia Eka Anwar kemarin di Plaza Senayan, Jakarta.

    Samsung Galaxy Tab adalah komputer layar sentuh berukuran 7 inci. Produk bikinan raja komputer Korea itu disebut-sebut sebagai penantang "sang fenomena", iPad bikinan Apple Inc. iPad memang menciptakan tren baru berkomputer, yakni komputer tanpa papan ketik. Semuanya tinggal disentuh. Setelah diluncurkan pada April 2010, iPad terjual 3 juta unit di seluruh dunia dalam waktu 80 hari. Di toko-toko Apple, ribuan orang antre membeli. Bahkan mereka rela menginap.

    Demam membeli iPad itu rupanya menular menjadi membeli Samsung Galaxy Tab. Antrean pembeli membludak karena kemarin Samsung memberi potongan harga hingga Rp 1 juta. Tablet yang dibanderol harga Rp 6,9 juta itu kemarin bisa dibeli dengan hanya Rp 5,9 juta. Gara-gara diskon itulah antrean mengular mulai pukul 10.00, sejak pusat belanja mewah ini dibuka. Panitia sampai kewalahan mengaturnya.

    Karena lamanya waktu antre dan adanya pembatasan satu orang hanya boleh membeli satu unit, banyak pembeli yang mengakali dengan menyuruh sopir atau babysitter ikut antre. "Saya baru rebahan setelah parkir, disuruh antre di sini menggantikan majikan saya, Ibu Rini," kata Dayat. "Mengapa antrean panjang sekali? Memang di Roxy (pusat penjualan telepon seluler di Jakarta) enggak ada yang jual, ya?" Dayat bertanya dengan wajah polos.

    Edi Suryanto, 40 tahun, salah satu pembeli Galaxy Tab, mengaku kepincut karena Galaxy Tab punya beberapa keunggulan dibanding iPad. Peranti ini memiliki kamera dan bisa digunakan untuk telekonferensi video. Produk ini, menurut Edi, populer di Eropa dan Amerika Serikat. Ukurannya yang lebih kecil ketimbang iPad membuatnya lebih enteng. Galaxy Tab berukuran 7 inci, sementara iPad berukuran 9,7 inci.

    RIKY FERDIANTO | RINI KUSTIANI | JOBPIE

    BERITA TERKAIT:

    Perang iPad Vs Playbook Vs Samsung Galaxy ...


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.