Pengembang Aplikasi Facebook Jual Identitas Pengguna

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Facebook menyatakan pialang data telah membeli aplikasi yang dapat mengidentifikasi informasi pengguna situs jejaring sosial itu dari para pengembang. Akibatnya, Facebook menskors pengembang aplikasi tersebut selama enam bulan.

    Pengumuman yang dimuat di blog pengembang mengungkapkan beberapa aplikasi populer yang ada di Facebook memang mentransmisi identitas penggunanya, salah satunya data mengenai nama teman-teman si pengguna aplikasi tersebut ke sekitar 25 perusahaan periklanan.

    "Kami menemukan sebuah data broker yang membayar pengembang untuk 'mencuri' identitas pengguna," tulis Facebook dalam blog pengembang. "Ini adalah pelanggaran terhadap kebijakan dan ini sangat serius."

    Setelah menskors para pengembang, Facebook akan meminta mereka menyerahkan data yang telah dibocorkan untuk diaudit dan meminta komitmen ulang bahwa mereka tidak akan mengulanginya.

    Sayangnya, Facebook tidak mengidentifikasi siapa saja pialang data yang membeli informasi dari pengembang aplikasi tersebut. Namun, perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg itu telah bersepakat dengan Rapleaf, sebuah perusahaan agregasi data berbasis di San Francisco untuk menghapus seluruh data pengguna Facebook yang mereka dapatkan dari para pengembang aplikasi.

    Cnet|Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?