BTS Off, Telkomsel Kerahkan Mobile Genset di Merapi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja jaringan telekomunikasi memperbaiki Base Transceiver Station (BTS).  TEMPO/ Bismo Agung

    Pekerja jaringan telekomunikasi memperbaiki Base Transceiver Station (BTS). TEMPO/ Bismo Agung

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Dampak letusan Merapi memperburuk kerusakan Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel. Hari kedua paska meletusnya Merapi jumlah BTS yang tak berfungsi bertambah dari 21 menjadi 32 unit.

    Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno mengatakan jangakauan BTS tak berfungsi hingga jarak 30 kilometer dari puncak Merapi karena terputusnya pasokan catudaya dan link transmisi. “Untuk itu, kami telah mengerahkan lebih dari 30 unit mobile genset sebagai langkah penanggulangan," ujar Sarwoto dalam siaran persnya.

    Pada hari pertama letusan, dia mencatat tak kurang 16 BTS yang tak berfungsi. Sarwoto menjanjikan akan melakukan site recovery setelah pihak yang berwenang membuka akses masuk ke wilayah tersebut. "Kami masih terus menunggu izin otoritas," ujarnya.

    Dengan tidak bekerjanya 32 stasiun pemancar tersebut, Sarwoto mengatakan wilayah yang mengalami gangguan layanan komunikasi makin meluas hingga ke sebagian wilayah di Boyolali, Magelang, dan Sleman.

    Paska terjadinya bencana, setiap
    hari rata-rata lonjakan trafik komunikasi di wilayah Merapi dan sekitarnya meningkat sekitar 60 persen. Untuk memudahkan komunikasi, Telkomsel menggratiskan layanan sms ke semua operator hingga akhir bulan ini.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.