Arab Saudi Blokir Facebook

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • physorg.com

    physorg.com

    TEMPO Interaktif, Riyadh -Pemerintah Arab Saudi kemarin memblokir situs jejaring sosial Facebook selama beberapa jam. Situs yang memiliki lebih dari 500 juta pengguna itu dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai konservatif kerajaan Arab Saudi. 

    "Kali ini, situs tersebut telah melewati batas," begitu bunyi pernyataan komisi untuk komunikasi, informasi dan teknologi Arab Saudi. Pemblokiran ini hanya sementara. 

    Sebelumnya, pada Mei lalu, Dewan Telekomunikasi Pakistan memerintahkan penyedia layanan jasa internet untuk memblokir sistus jejaring sosial Facebook terkait kompetisi menggambar Nabi Muhammad. Perintah Dewan ini mengtaati putusan Pengadilan Tinggi Lahore yang melarang Facebook masuk Pakistan. 

    Setelah Pakistan, di bulan yang sama, Facebook juga sempat diblokir oleh Bangladesh Telecommunications Regulatory Commission (BTRC) pada Sabtu malam. Situs ini diblikir karena beberapa tautan memuat gambar “buruk” para pemimpin Bangladesh, sepeti bapak bangsa, Sheikh Mujibur Rahman, Perdana Menteri Sheikh Hasina dan beberapa pemimpin oposisi,” ujar pejabat sementara kepala BTRC, Hasan Mahmud Delwar.

    Facebook yang didirikan oleh Mark Zuckerberg. Dia membangun Facebook dari kamar kostnya saat dia masih menjadi mahasiswa Harvard University. Saat ini tercatat lebih dari 500 juta orang memiliki akun di Facebook. 

    AP | PGR 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.