Dedengkot Antivirus Bertemu di Bali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Virus

    Virus

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Konferensi vendor antivirus Asia, AVAR 2010, dimulai di Nusa Dua, Bali, hari ini. Ini adalah ajang pertemuan tahunan para vendor antivirus untuk membahas isu program jahat alias malware. 

    "Dulu tingkatnya Asia, sekarang sudah tingkat dunia," kata A. Alfons Tanujaya, spesialis antivirus di Vaksin.com, penyelenggara ajang tersebut. 

    Tahun ini AVAR 2010 melibatkan 150 lebih peserta yang datang dari berbagai belahan dunia. AVAR adalah singkatan dari Association of Anti Virus Asia Researchers. Ini adalah lembaga nirlaba yang melakukan riset di kawasan Asia Pasifik. Organisasi ini terdiri dari berbagai pakar antivirus dari Australia, Cina, Hong Kong, India, Jepang, Korea, Filipina, Singapura, Taiwan, Inggris, dan Amerika Serikat.

    AVAR 2010 didukung oleh sponsor utama ESET, vendor antivirus dari Slovakia. Dalam rilis yang diterima Tempo, disebutkan bahwa itu menunjukkan semangat ESET dalam dunia riset teknologi keamanan komputer. 

    Ini terbukti dengan kedatangan delapan jagoan antivirus dari ESET. Mereka adalah Miroslav Trnka (CEO), Richard Marko (Chief Technology Officer), Tomas Kalab (Chief Software Architect), Juraj Malcho (Head of Virus Laboratory), David Harley (Senior Research Fellow & Director of Malware Intelligence), Randy
    Abrams (Director of Technical Education), Jeff Debrosse (Senior Security Evangelist), David Wang (Principal Data Mining Engineer).

    David Harley datang dengan makalah tentang pengujian antivirus dan pemeriksaan silang antar lembaga, karena pada prinsipnya uji antivirus bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak ada satu lembagapun yang memperoleh mandat otoritas untuk melakukan pengujian. Dampaknya, tak ada standar yang baku dan muncullah lembaga uji yang tak independen. 

    DEDDY SINAGA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.