Lenovo Rilis Notebook V Series untuk UKM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lenovo IdeaPad V360 (Foto: Google)

    Lenovo IdeaPad V360 (Foto: Google)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Lenovo merilis dua buah komputer jinjing yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Dua notebook tersebut adalah Lenovo IdeaPad V360 dan V460 yang masing-masing memiliki layar seluas 13 dan 14 inci.

    Product Manager Lenovo untuk wilayah Asia Tenggara, Hua Horng Wu mengatakan kedua laptop tersebut telah dilengkapi dengan lima aplikasi yang akan memudahkan pengguna sektor UKM dalam menjalankan bisnisnya. "Mulai dari aplikasi pengamanan hingga keselamatan data," kata Wu di Jakarta, hari ini.

    Kelima teknologi yang ada di dalam dua laptop itu adalah Active Protection System, Finger Print Reader, Bio-Excess, USB Port Locker System, dan OneKey Rescue System. Dengan kelima aplikasi tersebut, Wu mengatakan, pengguna dapat mengatur besar kecilnya performa laptop dengan daya tahan baterai.

    Selain itu, pengguna juga dapat melindungi berbagai datanya dari kerusakan dan kehilangan serta mencegah pencurian data. Pada kedua laptop tersebut juga tersedianya HDMI port yang dapat disambungkan dengan televisi untuk menikmati tampilan yang lebih besar.

    Lenovo IdeaPad V360 dan V460 memiliki ketebalan 2,3 centimeter dan 2,9 centimeter serta bobot masing-masing 1,6 kilogram dan 2,2 kilogram. Laptop tersebut akan dijual dengan harga mulai US$ 799 atau sekitar Rp 7,1 juta.

    Pada kesempatan itu, Contry Manager, Home and Small-Medium Business Lenovo Indonesia, Irene Santosa juga memperkenalkan rekanan distributor baru, PT ECS Indo Jaya untuk memasarkan kedua laptop tersebut. "Dengan distributor baru, kami harap bisa membuka pangsa pasar baru di wilayah small-medium business," katanya.

    Rini Kustiani


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.