Layar Komputer Jenis LCD Segera Tergeser LED  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • lewiswire.com

    lewiswire.com

    TEMPO Interaktif, Surakarta - Kejayaan layar monitor jenis Liquid Crystal Display (LCD) diyakini akan segera berakhir. Sebab, saat ini mulai muncul jenis baru yang dinamakan dioda cahaya atau lebih dikenal dengan sebutan LED (light-emitting diode).

    Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Surakarta Andoko menyatakan saat ini layar jenis LED sudah mulai diperkenalkan di pasaran. “Pembelinya juga sudah mulai banyak,” ujarnya kepada wartawan, Senin (29/11).

    Keunggulan LED dibanding LCD antara lain bentuknya lebih tipis sehingga lebih hemat tempat, jauh lebih irit konsumsi listriknya, tingkat ketajamannya lebih tinggi, bahan pembuatnya lebih ramah lingkungan, dan lebih awet.

    Dengan berbagai kelebihan di atas, dia meyakini LED akan segera menggeser keberadaan LCD. Apalagi harganya tidak terpaut jauh, antara Rp 50 ribu hingga maksimal Rp 100 ribu lebih mahal dari LCD. Saat ini harga LCD ukuran 16 inch untuk merek lokal sekitar Rp 700-800 ribu, sedangkan merek terkenal antara Rp 800 ribu sampai Rp 1,1 juta.

    Sementara itu, Apkomindo Surakarta berencana menyelenggarakan pameran komputer pada 4-8 Desember mendatang di Diamond Convention Center.

    Ketua Panitia Bintoro menyatakan saat pameran akhir tahun biasanya banyak produk yang dijual murah. “Penjual harus melepas produk lama, karena akan segera datang produk baru di awal tahun. Termasuk di antaranya semakin banyaknya LED,” katanya, dalam kesempatan yang sama.

    Dia mengatakan, kemunculan awal LED sudah membuat harga LCD terkoreksi antara 5-10 persen. Apalagi ketika semakin banyak produsen yang membuat LED di tahun depan. Karena itu, dia meyakini harga LCD akan semakin terpangkas saat pameran. “LED akan cepat menggantikan LCD. Karena dengan beragam keunggulan, harganya tidak terpaut jauh,” ujarnya.

    Pameran akan menggelar produksi dari 30 merek berbagai produk seperti notebook, layar komputer, aksesori, dan perangkat digital. Pihaknya menargetkan pameran dapat dikunjungi minimal 50 ribu orang.

    UKKY PRIMARTANTYO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.