Facebook: Belum Ada Rencana Menutup Akun Wikileaks  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • WikiLeaks.ch

    WikiLeaks.ch

    TEMPO Interaktif, Beberapa perusahaan jasa layanan internet telah menutup hubungannya dengan situs pembocor dokumen rahasia, Wikileaks. Di antaranya, Pay Pal dan Amazon. 

    Bagaimana dengan situs jejaring sosial? situs jejaring sosial terbesar Facebook memastikan tidak akan menutup akun Wikileaks. "Sampai saat ini kami belum menerima permintaan resmi untuk menutup laman Wikileaks," ujar pernyataan resmi Facebook seperti dikutip dari laman situs pcmag.com. 

    Menurut Facebook, belum ada artikel yang membahayakan yang diunggah ke akun Wikileaks di Facebook. "Bila pun ada, kami juga akan mengkaji ulang isinya apakah sesuai dengan aturan dan syarat kami, bila melanggar maka kami bisa menutupnya." 

    Yang pasti, kata Facebook, sampai saat ini laman fans Wikileaks di Facebook tidak melanggar hukum. "Tapi akmi terus memantau situasi mutakhir." Akun Wikileaks di Facebook saat ini memiliki 1.087.178 anggota.  

    Sementara itu, para peretas (hacker) anonimus pendukung Wikileaks tengah bergerilya di dunia maya menyerang pihak-pihak yang menghalau kerja Wikileaks. Mereka yang diancam oleh hacker antara lain situs Paypal, Visa, Mastercard, bank Swiss, bahkan situs jejaring sosial twitter. Hacker yang mendeklarasikan perang cyber ini menjuluki dirinya "hacktivists".

    PCMAG | PGR 




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.