Belanja Online Makin Digemari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Konsumen Amerika Serikat makin gemar belanja secara online. Terbukti saat musim libur Natal lalu persentase belanja online lebih dari 15 persen.

    Mastercard SpendingPulse melaporkan belanja online untuk liburan Natal mencapai US$ 36,4 miliar. Sejak 31 Oktober lalu pertumbuhannya meningkat dalam dua digit.

    “Akun belanja online sekarang lebih besar dibanding beberapa tahun lalu," ujar Michael McNamara dari SpendingPulse.

    Menurut McNamara, keuntungan terbesar datang dari belanja pakaian yakni mencapai 18,8 persen dari keseluruhan kategori penjualan. Angka ini naik 2,1 persen dibanding tahun lalu.

    Selain pakaian, penjualan elektronik juga menyumbang keuntungan yang signifikan. Setelah elektronik penjualan online permata juga menunjukkan peningkatan.

    Transaksi belanja terbesar tercatat pada akhir November dan awal bulan ini yang mencapai US$ 1,16 miliar dan US$ 1,13 miliar.

    Diperkirakan banyak pembeli online memborong pada hari Senin, yang disebut Cyber Monday. Angka ini meningkat 25,3 persen dibanding momen yang sama tahun lalu.

    TREN DIGITAL | DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.