Google Incar Pendapatan dari UKM  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Google. AP/Virginia Mayo

    Google. AP/Virginia Mayo

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Google punya target untuk mendongkrak pendapatan dari Google Ad. Caranya dengan lebih menyasar bisnis lokal dengan aplikasi pencarian lokal melalui Google Place.

    Google telah memberi Groupon sebesar US$ 6 miliar dan menempatkan Marissa Mayer bertanggung jawab untuk produk-produk lokal. Sejak pertengahan bulan ini, AOS sudah menggelontorkan promosi US$ 100 juta yang ditujukan pada usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mendaftar dan beriklan di AdWords.

    Dari usaha kecil yang sudah mendaftar hingga Februari mendatang telah menghabiskan US$100 beriklan di Adwords. Mereka bakal mendapatkan kredit lain dengan nilai yang sama. Mereka mempromosikan lewat tagline Hanya untuk satu juta pengusaha pertama. Jika promosi ini berhasil menjaring sejuta pengusaha dengan angka US$100 maka total angka yang masuk mencapai US$100 juta. Dan Google tidak harus membuat ongkos apapun. Dan US$100 cukup untuk menggaet pelanggan baru.

    Google ingin mempermudah usaha kecil menengah, sampai-sampai Google menawarkan nomor telepon dan petugas akan membantu membuat promosi pertama mereka. Google juga membuat pendekatan yang berbeda dengan cara ini jika dibandingkan layanan mandiri secara otomatis yang semula dikembangkan. Tetapi kemudian Google menyadari perlu penanganan khusus untuk usaha kecil menengah menjalankan pemasaran online.

    Seperti yang dikatakan Pendiri Sterling Market Intelligent Greg Sterling ketika Google mulai promosinya pada pertengahan bulan ini. "Google mempunyai komitmen signifikan pada pasar lokal dan berkaitan sebuah pergantian kultur internal," ujar Sterling.

    Sterling juga mengatakan Google membutuhkan perpanjangan tangan untuk tumbuh dan lebih melokal dan ha litu tak jauh dari pemakaian ponsel.

    TECHCRUNCH/DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?