Kaca Antiledakan Tahan Gempabumi, Bom Sampai Angin Kencang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Insinyur dari University of Missouri mempelajari panel kaca setelah menjalani tes ledakan.

    Insinyur dari University of Missouri mempelajari panel kaca setelah menjalani tes ledakan.

    TEMPO Interaktif, Sydney - Entah tornado atau serangan bom, penyebab utama cedera dan kematian yang kerap terjadi adalah pecahan kaca yang terlontar dalam kecepatan tinggi. Ledakan dan angin kencang dapat menyebabkan jendela-jendela bangunan pecah menjadi serpihan kaca tajam ke berbagai arah.

    Dengan dana hibah dari Direktorat Sains dan Teknologi, Department of Homeland Security, sebuah tim insinyur dari University of Missouri dan University of Sydney di Australia mengembangkan sejenis kaca resisten ledakan yang jauh lebih ringan, lebih tipis, dan tak berwarna, tapi cukup kuat menahan tekanan yang diakibatkan ledakan, gempa bumi, atau hurikan.

    Memasang kaca antiledakan di gedung-gedung yang berpotensi menjadi target serangan teroris atau di wilayah yang kerap dilanda cuaca buruk dapat menyelamatkan jiwa. Teknologi kaca tahan ledakan yang ada sekarang ini, yang melindungi gedung pemerintah, mobil kepresidenan, tebalnya lebih dari novel 300 halaman, sehingga tak dapat diletakkan dalam kerangka jendela biasa. Selain itu, penggantian jendela kaca standar dalam struktur yang ada menjadi amat sulit dan mahal.

    Berbeda dengan jendela resisten ledakan saat ini yang terbuat dari lapisan polimer murni, desain baru tersebut menggunakan komposit plastik yang mempunyai beberapa lapisan polimer yang diperkuat dengan serat kaca dan tebalnya hanya seperempat inci. Panel kaca ini juga terbukti lolos tes ledakan. "Hasilnya fantastis," kata Sanjeev Khanna, peneliti utama proyek tersebut yang juga dosen teknik mekanik di Missouri. "Meski bagian tepi panel itu retak, permukaan sebelah depannya tetap utuh."

    Rahasia kesuksesan desain ini adalah serat kaca panjang dalam bentuk jalinan kain yang direndam dengan plastik cair dan diikat dengan perekat. Panel itu adalah lapisan kaca yang diperkuat dengan plastik bening di antara dua lapisan tipis kaca. Lem yang merekatkan semua lapisan itu juga bening. Panel kaca tersebut mirip sandwich, dengan dua lapisan kaca tipis sebagai rotinya dan serat kaca panjang serta plastik cair sebagai lapisan mentega di tengahnya.

    SCIENCEDAILY | TJANDRA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.