Cina Tutup 60 Ribu Situs Porno  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS

    REUTERS

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sepanjang 2010, Cina menutup lebih dari 60 ribu situs porno. Sedangkan 5.000 orang yang terlibat dalam pembuatan situs porno ini sedang dalam proses persidangan, demikian pernyataan juru bicara pemerintah Cina.

    Cina memang sangat getol berkampanye menentang pornografi. Mereka menyebut material itu sebagai cabul dan tak senonoh, yang merebak di internet dan telepon seluler.

    Pemerintah Cina mengatakan pornografi dapat mengganggu kesehatan mental dan emosional anak-anak. Untuk itu tak ada kompromi terhadap segala konten yang berbau pornografi.

    Langkah pemerintah Cina ini sempat menuai kritik. Sebab, sensor yang sangat ketat itu tak jarang menyebar ke situs yang tak ada hubungan dengan pornografi. Para pengkritik menuduh situs berisi politik pun terkena sensor.

    Tapi Wang Chen, juru bicara pemerintah, mengatakan bahwa tuduhan itu berlebihan. “Apa yang kami lakukan menuai sukses besar dan itu tak mudah dilakukan,” katanya.

    “Kami berhasil membuat internet lebih bersih dan sehat dari untuk pornografi. Upaya kami ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat. Kami tidak akan berhenti karena pertempuran ini masih panjang,” tutur Wang.

    Dari sekitar 5.000 orang yang diduga terlibat dalam pembuatan situs porno, 1.332 di antaranya menerima hukuman tindakan kejahatan dengan 58 orang dijatuhi hukuman dipenjara 5 tahun atau lebih.

    TOI | FIRMAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.