Menyulap Ponsel Jadi Telepon Satelit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • inflexwetrust.com

    inflexwetrust.com

    TEMPO Interaktif, Nevada - Sebuah perusahaan teknologi di Amerika, Spot LLC membuat sebuah perangkat yang mampu mengubah fungsi telepon pintar menjadi telepon satelit sehingga tidak lagi menggunakan jaringan selular.

    Dengan alat bernama SPOT Connect, sebuah ponsel pintar akan berfungsi sebagai telepon satelit. SPOT Connect merupakan komunikator satelit baru yang mampu mengirim pesan melalui jaringan satelit Globalstar dari sistem operasi smartphone.

    Keunggulan telepon satelit adalah daya jangkaunya lebih luas ketimbang jaringan selular biasa karena tidak menggunakan Base Transceiver Station (BTS) yang ditempatkan di darat. Telepon satelit menempatkan BTS-nya di udara dan dapat digunakan di derah pegunungan, pedalaman hingga di tengah lautan.

    Produk inovatif buatan anak perusahaan Globalstar, Inc. ini didapuk sebagai pemenang Penghargaan Inovasi dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) tahun ini di Las Vegas untuk kategori Personal Electronics.

    Setelah berubah fungsi dari smartphone menjadi telepon satelit, pengguna tetap dapat mengirim pesan, browsing internet, mengakses jejaring sosial sampai meminta bantuan dalam keadaan darurat khususnya di daerah terpencil yang berada di luar jangkauan selular.

    Untuk menggunakan alat ini, pengguna harus mengunduh aplikasinya terlebih dahulu di SPOT Connect app melalui ponsel. Kemudian perangkat SPOT Connect dihubungkan dengan smartphone melalui Bluetooth.

    "Untuk pertama kalinya, para penjelajah dunia dapat menggunakan smartphone dengan biaya yang lebih efisien karena mereka memiliki komunikasi satelit pribadi dari smartphone mereka," kata Presiden Spot LLC dan CEO Globalstar, Inc. Peter Dalton.

    Engadget|Rini K
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.