Membunuh HIV dengan HIV  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Subekti

    TEMPO/Subekti

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Human immunodeficiency virus (HIV), penyebab acquired immune deficiency syndrome (AIDS), mematikan, belum ada obat penangkalnya, dan telah menjangkiti jutaan orang.

    Yang mengkhawatirkan, sejauh ini belum ada pendekatan medis modern yang benar-benar efektif mencegah infeksi virus itu, apalagi menyembuhkan penderita AIDS.

    Tim peneliti dari Yale University, Amerika Serikat, yang dipimpin Craig Crews, berpikir untuk mencoba menggunakan metode kuno yang mungkin berhasil.

    Konsepnya sederhana. Ia terinspirasi oleh kehebatan kuda kayu Troy, cerita legendaris bangsa Yunani, yang menyusup ke sarang lawan tanpa diketahui.

    Untuk pengobatan, Crews menggunakan HIV itu sendiri untuk melepaskan obat yang akan membunuh virus yang berada dalam tubuh pasien.

    Karena HIV menginfeksi sel daya tahan tubuh pasien, kata Crews, cara terbaik untuk membunuhnya dengan mematikan sel yang terinfeksi itu.

    Mungkin cara ini terdengar radikal dan menakutkan. Tapi sebenarnya cara itu cukup aman. Sebab, virus HIV itu selalu berada dalam sel terinfeksi.

    Ali Tavassoli, dari University of Southampton, Inggris, mendukung ide Crews itu. Menurut dia, sel yang terkena HIV bukan tidak mungkin untuk ditembus.

    Sel mengandung proteasome inhibitor yang menghalangi masuknya berbagai "benda asing", kecuali dalam sel itu terdapat HIV.

    Jika HIV ada dalam sel, salah satu zat enzim akan membuka penghalang itu dan obat pun akan masuk, yang pada akhirnya membunuh virus itu sendiri.

    Para ilmuwan telah mengembangkan obat yang diberi nama cytotoxic epoxyketone proteasome inhibitor.

    Obat itu sudah memasuki fase ketiga untuk penyembuhan kanker. Perlu sedikit modifikasi agar berfungsi saat dimasukkan ke dalam sel terinfeksi HIV.

    Untuk itu, mereka menambahkan sebagian dendrimer dari molekul lysine yang terhubung dengan proteasome inhibitor.

    Menurut Crews, kebanyakan HIV tidak aktif. Mengaktifkan obat itu pun menjadi pekerjaan sulit. "Kami harus membangkitkan virus tersembunyi," katanya.

    Penelitian ini didanai Yayasan Bill dan Melinda Gates. "Mereka ingin kami bisa menyembuhkan AIDS," kata Crews.

    SOFTPEDIA | FIRMAN

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.