Playboy Bikin Klub Striptis di Luar Angkasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi klub Playboy di luar angkasa. msn.com

    Ilustrasi klub Playboy di luar angkasa. msn.com

    TEMPO.CO , Los Angeles - Majalah Playboy sedang menggarap sebuah proyek spektakuler dengan menggandeng Virgin Galactic, sebuah perusahaan wisata luar angkasa buatan Sir Richard Branson.

    Apa hubungan Playboy dengan wisata luar angkasa? Dikutip dari Dailymail, Minggu, 26 Februari 2012, rupanya Playboy berencana membuat sebuah klub striptis di "luar planet Bumi".

    Pada majalah Playboy edisi Maret mendatang, pembaca akan disuguhi gambaran bertema ilmiah tentang bagaimana membuat tempat yang menyenangkan dan banyak permainan di sebuah stasiun ruang angkasa.

    Di dalamnya tersedia sebuah restoran supermewah yang mampu melawan hukum gravitasi, sehingga semua peralatan yang ada di sana tidak melayang-layang. Teknologi anti-gravitasi juga akan diterapkan pada ruang "dance club" dan kasino.

    Direktur Editorial Playboy, Jimmy Jellinek, mengatakan ketika Virgin Galactic menjadi sarana wisata luar angkasa komersial pertama di dunia, Playboy juga akan membuat hiburan intergalaksi.

    "Ini adalah surga di langit dan membuat para pelancongnya mengalami mimpi paling liar dan berada dalam sebuah perta yang benar-benar di luar dunia kita saat ini," tulis Jellinek dalam situs Live Science.

    Menurut penulis Playboy, AJ Baime dan Jason Harper, klub buatan Playboy ini akan berdiri di sebuah stasiun luar angkasa yang mengorbit Bumi, seperti sebuah kapal pesiar. Cita-citanya, klub ini dapat berputar mengelilingi Bumi atau "berlayar" ke sekitar benda langit lainnya.

    Dalam memulai promo wisata ke luar angkasa, Virgin Galactic membanderol tiketnya seharga US$ 200 ribu (sekitar Rp 1,8 miliar) untuk satu tempat duduk di pesawat SpaceShipTwo.

    DAILYMAIL|RINI K


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.