Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Setelah Burung dan Babi, Kini Virus Flu Kelelawar

image-gnews
Dalam foto yang dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, seekor Lilium Sturnira, spesies kelelawar yang membawa virus flu, ditampilkan di Guatemala. AP/Centers for Disease Control and Prevention, Amy Gilbert
Dalam foto yang dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, seekor Lilium Sturnira, spesies kelelawar yang membawa virus flu, ditampilkan di Guatemala. AP/Centers for Disease Control and Prevention, Amy Gilbert
Iklan

TEMPO.CO, Atlanta - Virus influenza berbahaya ternyata tidak hanya menyerang burung dan babi. Para ilmuwan menemukan virus influenza baru yang menginfeksi kelelawar.

Salah seorang peneliti, Ruben Donis, mengatakan belum mengetahui dampak virus flu kelelawar bagi kesehatan manusia. "Ini masih terlalu dini," ujarnya.

Pria yang menjabat kepala virologi molekuler dan vaksin di Divisi Influenza Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat ini juga belum bisa memastikan sampai sejauh mana kemungkinan virus flu kelelawar menular ke manusia.

Donis dan tim peneliti Amerika dan Guatemala menemukan virus flu kelelawar setelah mengisolasinya dari kelelawar kecil berbahu kuning di Guatemala. Kelelawar itu adalah jenis pemakan buah.

Penelitan virus flu kelelawar belum sampai tahap memutuskan bahwa kelelawar adalah sumber atau inang virus flu. Para peneliti justru menemukan kelelawar Guatemala membawa sejumlah penyakit yang dapat menyerang manusia dan hewan lokal, seperti infeksi saluran pernapasan akut, rabies, dan virus Marburg.

Menurut Donis, yang menerbitkan penelitiannya dalam jurnal Proceeding of the National Academy of Sciences akhir Februari 2012, persebaran, kelimpahan, perilaku sosial, dan kemampuan terbang jarak jauh sebenarnya membuat kelelawar cocok sebagai inang penyebar virus.

Virus flu kelelawar diberi nama menggunakan huruf H dan N, seperti H1N1 pada virus flu babi dan H5N1 pada virus flu burung. Setiap huruf mewakili sebuah protein di permukaan virus, yakni hemaglutinin dan neuraminidase.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun spesifikasi protein yang dimiliki virus flu kelelawar jauh lebih unik. Virus ini memiliki protein H dengan pengkodean baru, yaitu H17. Virus flu kelelawar juga memiliki protein N yang tampaknya lebih kuno daripada semua jenis virus Influenza A, bahkan dibandingkan virus Influenza B yang hanya menginfeksi manusia.

Para peneliti tidak dapat menumbuhkan virus flu kelelawar di laboratorium, tetapi mereka menemukan komponen dari virus bisa dipadupadankan dengan virus flu yang umum menyerang manusia. Ini berarti virus flu kelelawar seharusnya mampu melakukan modifikasi ulang sebagaimana sejumlah virus flu berbeda yang sama-sama menginfeksi satu sel yang dapat bertukar komponen dan menciptakan virus baru dengan sifat baru.

Proses serupa terbukti mampu menghasilkan strain virus berbahaya yang menyulut pandemi pada 2009, yakni virus flu babi (H1N1).

Donis tidak yakin proses modifikasi virus flu kelelawar bisa terjadi di alam. Sebab, untuk bisa terjadi proses modifikasi, virus flu kelelawar dan virus penginfeksi manusia harus menginfeksi hewan yang sama pada saat yang sama. "Para ilmuwan tidak tahu seberapa besar kemungkinan hal itu terjadi," ujarnya.

Kendati virus flu kelelawar sudah ditemukan, dia mengimbau masyarakat tidak abai dan tetap waspada terhadap perkembangan virus flu burung dan virus flu babi yang terbukti berbahaya bagi manusia.

LIVESCIENCE | MAHARDIKA SATRIA HADI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Flu Burung Serang Unggas Liar, Brasil Darurat Kesehatan Hewan 180 Hari

23 Mei 2023

Ilustrasi flu burung di Brasil. REUTERS/Dado Ruvic
Flu Burung Serang Unggas Liar, Brasil Darurat Kesehatan Hewan 180 Hari

Brasil mengumumkan darurat kesehatan hewan selama 180 hari di tengah kasus flu burung pada unggas liar


Flu Burung Merebak, Masyarakat Diimbau Jangan Khawatir Berlebihan

15 Maret 2023

Veterinarian menyuntik vaksin flu burung dan Newcastle Disease pada ayam di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Senin, 6 Maret 2023. Sebanyak 200 ekor ayam yang akan dibagikan untuk 50 kelompok Buruan Sae divaksin flu burung dan tetelo untuk pencegahan menyebarnya wabah flu burung. TEMPO/Prima mulia
Flu Burung Merebak, Masyarakat Diimbau Jangan Khawatir Berlebihan

Masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan beredarnya kabar terkait kemunculan kembali virus flu burung. Simak saran pakar.


Jangan Takut Makan Telur dan Ayam meski Muncul Kasus Flu Burung

2 Maret 2023

Ilustrasi putih dan kuning telur. pixabay.com/Baljeet Singh
Jangan Takut Makan Telur dan Ayam meski Muncul Kasus Flu Burung

Masyarakat tak perlu takut mengonsumsi daging unggas seperti ayam serta produk turunannya, seperti telur, di tengah kewaspadaan pada kasus flu burung.


Waspadai Risiko Penularan Flu Burung ke Manusia Meski Jarang

2 Maret 2023

Burung gannet mati di pulau Rouzic di kepulauan Sept-Iles, tempat suaka burung yang terkena wabah flu burung di lepas pantai Perros-Guirec di Brittany, Prancis, 5 September 2022. Ribuan burung laut telah mati di sepanjang pantai barat Prancis dalam beberapa minggu terakhir karena infeksi virus. REUTERS/Stephane Mahe
Waspadai Risiko Penularan Flu Burung ke Manusia Meski Jarang

Pakar mengatakan meski penularan flu burung ke manusia jarang terjadi, hal itu tetap berisiko sehingga tidak boleh dianggap remeh.


Kemenkes Pastikan Belum Ada Laporan Penularan Flu Burung ke Manusia

28 Februari 2023

Bebek mati digantung di sebuah peternakan di pinggiran Phnom Penh 17 Desember 2008. REUTERS/Chor Sokunthea
Kemenkes Pastikan Belum Ada Laporan Penularan Flu Burung ke Manusia

Pemerintah mewaspadai wabah flu burung menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).


Waspada Flu Burung Varian Baru, Pemkab Tangerang Siapkan 6 Jurus ini

26 Februari 2023

Seorang petugas RSUD Tangerang memasang poster berisi himbauan mengenai Flu Burung, di papan pengumuman Rumah Sakit, Tangerang, Banten. ANTARA/Lucky.R
Waspada Flu Burung Varian Baru, Pemkab Tangerang Siapkan 6 Jurus ini

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Tangerang menyiapkan sejumlah langkah pencegahan dalam mewaspadai penyakit flu burung tipe HPAI


Isi Surat Edaran Kemenkes Soal Waspada KLB Flu Burung yang Diterima Dinas Kesehatan DKI

25 Februari 2023

Ilustrasi flu burung. REUTERS/Sebastian Castaneda
Isi Surat Edaran Kemenkes Soal Waspada KLB Flu Burung yang Diterima Dinas Kesehatan DKI

Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah menerima surat edaran Kementerian Kesehatan agar mewaspadai KLB penyakit flu burung.


Flu Burung Disebut Bisa Picu Pandemi Selanjutnya, Ini Kata Pakar

15 Februari 2023

Burung gannet mati di pulau Rouzic di kepulauan Sept-Iles, tempat suaka burung yang terkena wabah flu burung di lepas pantai Perros-Guirec di Brittany, Prancis, 5 September 2022. Ribuan burung laut telah mati di sepanjang pantai barat Prancis dalam beberapa minggu terakhir karena infeksi virus. REUTERS/Stephane Mahe
Flu Burung Disebut Bisa Picu Pandemi Selanjutnya, Ini Kata Pakar

Waspadalah, pakar kesehatan mengatakan flu burung H5N1 berpotensi menjadi salah satu penyebab pandemi di masa depan.


Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menginfeksi Antar Manusia, Apa Itu Virus H5N1?

4 Februari 2023

Pekerja mengumpulkan bebek untuk dimusnahkan di Latrille, Prancis, 6 Januari 2017. Wabah parah flu burung telah menyebar dengan cepat sejak bulan lalu. REUTERS/Regis Duvignau
Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menginfeksi Antar Manusia, Apa Itu Virus H5N1?

Kini virus H5N1 atau flu burung tidak hanya mematikan unggas, tetapi juga mulai menginfeksi hewan mamalia. Simak penjelasan lebih lanjut seputar virus H5N1 ini.


Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

4 Februari 2023

Dua petugas dari Dinas Kesehatan memeriksa seekor ayam pada simulasi pencegahan dan pengobatan penyakit flu burung di Kecamatan Tamangapa Makassar, (22/11). ANTARA/Yusran Uccang
Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

Kasus virus flu burung yang menginfeksi hewan mamalia di Inggris dan Spanyol membuat para ahli khawatir selanjutnya bisa menular ke manusia.