Di Indonesia, Smartphone untuk Update Status

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ponsel pintar berbasis Symbian

    Ponsel pintar berbasis Symbian

    TEMPO.CO , Jakarta - Ericsson Consumer Labs, sebuah lembaga riset yang berafiliasi dengan Ericsson Group mengungkapkan sebuah temuan tentang perilaku orang Indonesia dalam menggunakan ponsel cerdas.

    Berdasarkan studi yang dilakukan pada tahun 2011 lalu, diketahui bahwa smartphone di Indonesia lebih sering digunakan untuk update status di jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter dan Yahoo Messenger.

    "Aplikasi yang sering digunakan itu Facebook," kata Vice President Marketing and Communications Ericsson Indonesia, Hardyana Syntawati saat memaparkan hasil riset di Jakarta, Selasa, 8 Mei 2012.

    Dari hasil riset Ericsson Consumer Labs itu, perilaku pemakai smartphone dalam menggunakan aplikasi digambarkan dalam bentuk piramida.

    Aplikasi Facebook, Twitter dan Yahoo Messenger berada di bagian bawah, artinya memiliki jumlah terbesar. Sebagian kecil responden memakai Foursquare, Whatsapp dan Beejive.

    Kemudian dibagian tengah piramida, dengan jumlah yang sedikit lebih kecil, responden menyatakan sudah menggunakan aplikasi berita. “Jadi tidak sekadar update status tapi sudah mulai membaca berita,” katanya.

    Adapun di puncak piramida, dengan proporsi yang lebih kecil, smartphone di Indonesia digunakan sebagai alat hiburan dan masuk ke forum. “Sudah mulai mengunduh aplikasi game,” katanya.

    Riset yang dilakukan Ericsson Consumer Labs ini dilakukan melalui focus group discussion dengan melibatkan delapan kelompok. Empat kelompok pengguna dongle mobile broadband dan empat kelompok pengguna ponsel cerdas.

    Responden yang dilibatkan dalam riset ini berusia antara 18 hingga 40 tahun, pemilik notebook sebagai pengguna mobilebroadband dan smartphone.

    IQBAL MUHTAROM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.