Toys R Us Luncurkan Tablet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • tabeo. pandaapp.com

    tabeo. pandaapp.com

    TEMPO.CO, New Jersey -- Perusahaan mainan Toys "R" Us berencana meluncurkan tablet untuk kanak-kanak seharga sekitar Rp 1,4 juta ($149,99) pada Senin pekan depan. Tablet yang dinamai Tabeo ini dilengkapi W-Fi untuk berselancar di internet. Meski begitu, orang tua memiliki akses khusus untuk mengontrol akses internet.

    Tablet ini berlayar 7 inci dan dilengkapi 50 aplikasi, yang dipilih untuk menghibur sekaligus mengedukasi anak-anak sembari menjelajahi internet.

    Para orang tua akan bisa mengatur tampilan pada Tabeo sesuai fitur pengaturan yang tersedia. Jika ada fungsi yang diterobos si anak saat menggunakan, maka Tabeo dilengkapi fitur untuk memberitahuka kejadian ini lewat surat elektronik kepada orang tua.

    "Ini hasil diskusi yang panjang dan dalam kami dengan para orang tua dan anak-anak soal fitur yang perlu terpasang," kata Troy Peterson, vice president of Toys "R" Us di Amerika Serikat. "Kami telah merancang sistem yang tangguh namun juga fleksibel bagi orang tua dan anak-anak untuk berselancar di internet."

    Untuk melengkapi pelayanan, perusahaan ini juga meluncurkan toko online aplikasi yaitu Tabeo App Store. Tablet ini dilengkapi dengan 4GB flash untuk penyimpanan, micro SD Slot, kecepatan 1 GHz, dan 1 GB untuk memori.

    Tablet ini menggunakan sistem operasi Android 4 Ice Cream Sandwich. Beratnya sekitar 380 gram dengan dimensi 223 mm x 142 mm x 12.2 mm. Tablet ini sudah bisa dipesan namun baru akan dijual pada 21 Oktober.

    Tablet berukuran 7 inci memang makin ramai setelah Samsung, Amazon dan Google meluncurkan produknya masing-masing untuk memanfaatkan libur akhir tahun. Pada Oktober, Apple juga diperkirakan bakal meluncurkan tablet pertamanya yang berukuran mini. ZDNET | BUDI RIZA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.