Selasa, 20 Februari 2018

Lampu Ujang Perpanjang Umur Dunia  

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 18 April 2013 12:56 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lampu Ujang Perpanjang Umur Dunia  

    iezone.com

    TEMPO.CO, Bandung - Ujang Koswara, 42 tahun, membuat lampu Limar untuk memperpanjang umur dunia. Kreasi warga Bandung itu berupa lampu LED (Light-Emitting Diode) yang dibuat khusus dengan setrum dari aki kendaraan bermotor. Selain jadi hemat energi, lampu itu mengurangi gas karbondioksida.

    Limar merupakan kependekan dari Listrik Mandiri Rakyat, dirintis sejak 2008. Lampu Limar berwujud seperti bohlam biasa. Namun, sumber cahayanya berasal dari 19 lampu LED yang dipasang melingkar. Agar cahayanya tersebar merata secara luas, Ujang mendesain khusus cangkang lampunya dengan bentuk seperti bola golf. "Setiap lampu dayanya 1,5 watt yang terangnya setara 10 watt lampu biasa," katanya kepada Tempo, Kamis, 18 April 2013.

    Lampu Limar dibuat khusus buat masyarakat pelosok yang kampungnya belum sejahtera listrik. Sumber energi lampu berasal dari aki basah yang biasa dipakai pada motor atau mobil. Contoh dengan aki mobil berkapasitas 35 Ampere Hour akan habis selama 12 hari jika dipakai untuk menyalakan 5 lampu Limar sekaligus selama 12 jam setiap hari. Jika kelima lampu terpasang 8 jam setiap hari, aki bisa dipakai untuk 16 hari. “Biasanya penduduk hemat sendiri sehingga isi ulang aki bisa hanya sebulan sekali,” kata mantan dosen Politeknik Swiss-ITB di Bandung itu. Isi ulang aki atau baterai itu bisa dengan genset, pembangkit listrik tenaga air mikrohidro, tenaga angin, surya, atau dipasang lagi akinya ke kendaraan. 

    Dari pengalamannya ke pelosok Indonesia dari Sumatera hingga Papua, kebanyakan masyarakat punya sepeda motor untuk sarana transportasi sehingga ada aki yang bisa dipakai untuk menyalakan lampu. Dari aki, kabel tersambung ke kotak panel kontrol. Panel itu terdiri dari 5 saklar untuk menghidupkan dan mematikan lampu, dan lampu indikatornya. Kabel kemudian disambung dari panel ke 5 titik lampu di rumah, seperti di ruang tamu, dapur, kamar mandi, teras, dan kamar tidur. 

    Berdasarkan data dari PT PLN, kata Ujang, kini masih ada sekitar 30 juta penduduk Indonesia yang belum mendapat sambungan listrik. Dengan lampunya yang bertenaga aki, ia berharap semua daerah di Indonesia bisa bebas gelap. "Sekarang pemakaian lampunya baru sampai 15 ribu kepala keluarga," katanya. Satu set yang terdiri dari lima lampu lengkap dengan aki bertegangan 12 volt per rumah itu dibagikan gratis ke warga. Dananya ditanggung oleh sejumlah perusahaan mitra.

    Lampu Limar, kata Ujang, dibuat dan dirancangnya selama 6 bulan bersama Agus Listrik, 35 tahun, seorang tukang reparasi televisi di Jalan Banceuy, Bandung, pada 2008. Bermodal awal Rp 10 juta, modal pembuatan lampu untuk masyarakat itu kemudian membengkak hingga Rp 1 miliar. Agar lampunya tahan hingga 50 ribu jam, LED memakai barang impor kualitas terbaik bikinan perusahaan Amerika Serikat. Sisanya memakai komponen yang ada di toko-toko elektronik Jakarta atau Bandung.

    ANWAR SISWADI

    Topik Terhangat: 
    EDISI KHUSUS Tipu-Tipu Jagad Maya
     | 
    Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh |Kasus Cebongan

    Berita Tentang SBY, Demokrat dan Yenny:
    Batal ke Demokrat, Yenny Mengaku Akur dengan SBY

    Yenny Batal Gabung, Ini Kata Politikus Demokrat 

    SBY Semprot Fotografer Istana
    SBY Bantah Yenny Wahid Minta Jabatan


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Ketua KPU Arief Budiman memimpin pengundian nomor urut untuk partai politik peserta Pemilu 2019 pada Sabtu 17 Februari 2018, Golkar dapat nomor 4.