Tak Lama lagi, Isi Baterai Ponsel hanya 20 Detik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perusahaan Lilliputian Systems, Inc yang berada di Massachusetts menciptakan charger baterai portabel (2/12). Charger itu dapat digunakan untuk HP dan alat elektronik lainnya. Foto: AP/Steven Senne

    Perusahaan Lilliputian Systems, Inc yang berada di Massachusetts menciptakan charger baterai portabel (2/12). Charger itu dapat digunakan untuk HP dan alat elektronik lainnya. Foto: AP/Steven Senne

    TEMPO.CO, Jakarta - Biasanya dibutuhkan waktu berjam-jam untuk mengisi baterai telepon seluler. Namun sepertinya hal ini tidak akan terjadi lagi karena seorang pelajar asal India berhasil menciptakan perangkat revolusioner yang memiliki potensi untuk mengisi baterai ponsel hanya dalam 20 detik!

    Esha Khare, pelajar SMA di Saratoga memenangkan Intel Foundation Young Scientist Award di Intel International Science and Engineering Fair yang berakhir pada Jumat lalu di Phoenix, Arizona. Dia  membawa pulang  hadiah uang sebesar US$ 50.000 atau sekitar Rp 487 juta atas temuannya tersebut.

    Perangkat pengisi daya baterai super cepat atau supercapacitor itu merupakan suatu alat yang dapat mengisi dengan cepat, menyimpan banyak energi ke dalam ruang kecil dan tahan untuk waktu yang lebih lama.

    Menurut Khare, alat tersebut bisa bertahan selama 10 ribu siklus isi dan isi ulang daya berbeda dengan baterai isi ulang konvensional yang hanya seribu siklus. "Baterai ponsel saya selalu mati," katanya kepada NBC News ketika ditanya apa yang menginspirasinya untuk bekerja pada teknologi penyimpanan energi.

    Supercapacitor juga membuat Khare untuk fokus pada minatnya dalam bidang nanochemistry guna membuat kemajuan signifikan dalam berbagai bidang. Sejauh ini, Khare hanya menggunakan temuannya untuk daya dioda pemancar cahaya atau LED.

    Namun, Khare melihat supercapacitor pas untuk ponsel dan perangkat elektronik portabel lainnya yang berkembang pesat di dunia saat ini dan bisa membebaskan orang dan gadget mereka untuk waktu yang lama dari ketergantungan stopkontak listrik.

    "Ini memiliki banyak aplikasi yang berbeda dan keuntungan yang lebih besar dari hanya sekedar mengisi baterai," kata Khare. Atas penemuannya tersebut, remaja berusia 18 tahun itu telah dihubungi pihak Google untuk mengeksplorasi bagaimana ia berencana untuk mengubah siklus hidup baterai telepon seluler.

    NBCNEWS | HOSPITA YS

    Topik terhangat:

    PKS Vs KPK
    | E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Berita lainnya:
    Sopir Fathanah Mengaku Serahkan Duit kepada Luthfi
    Peneliti Remaja Indonesia Borong 3 Medali Emas

    Nyalon DPD, Istri Roy Suryo Saingi Ratu Hemas?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.