Samsung Bangun Kampus Besar di Silicon Valley

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Samsung. AP/Lee Jin-man

    Samsung. AP/Lee Jin-man

    TEMPO.CO, SILICON VALLEY - -- Samsung bakal memangun kampus modern di kawasan daerah San Jose di negara bagian California. Gambar desain bangunan berbentuk kotak bertingkat sepuluh telah tersebar baru-baru ini.

    Bangunan ini menggunakan desain yang disebut ultra-moderen, dilengkapi dengan eksterior berkombinasi kaca dan logam. Bangunan ini juga bakal memiliki dua lantai dengan desain udara terbuka.

    Lahan parkir akan dikelilingi dengan tembok hijau yang bisa dilipat, yang mengesankan taman vertikal. Setelah rampung, luas kampus ini bakal mencapai sekitar 1,1 kaki persegi.

    Kampus ini bakal dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti gimnasium, kafe, kantin, dan taman-taman. Fasilitas ini akan memenuhi standar LEED Gold untuk keselarasan dengan lingkungan.

    Menurut firman NBBJ yang mendesain gedung ini,"Desainnya akan mendorong terjadinya interaksi antara karyawan dan membangun hubungan diantara mereka."

    "Dan nuansa hijau kampus ini bakal menyatukan seluruh bangunan sehingga menciptakan nuansa kampus yang tradisional."

    Menurut manajemen Samsung, pembangunan kampus besar sebagai kantor pusat di Amerika ini untuk mengantisipasi pertumbuhan bisnis perusahaan yang membesar di negara ini.

    "Mayoritas karyawan kami berada di Korea Selatan karena kantor pusatnya memang ada di sini. Tapi kami menyadari jika pengembangan inovasi tidaklah dibatasi oleh geografis." kata manajemen dalam pernyataan tertulis.

    Kami melihat Silicon Valley dan negara bagian California sebagai lokasi bernaungnya bakat-bakat terbaik di negara itu." Sebenarnya, Samsung telah memiliki kantor di area ini namun hanya bisa menampung 350 karyawan.

    Sedangkan kampus baru ini bakal menampung 2000 karyawan, yang terbagi dalam riset, pengembangan dan penjualan. CNET | BUDI RIZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.