Yahoo! Somasi Kudunyahoo.com

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Situs Kudu Nyahoo.

    Situs Kudu Nyahoo.

    TEMPO.CO, Jakarta - Yahoo! Inc mengajukan keberatan kepada situs yang menyediakan informasi keunikan Kota Bandung, Kudunyahoo.com. Yahoo! menilai adanya kemiripan nama antara Yahoo! dan Kudunyahoo.

    Tempo menerima surat keberatan Yahoo! terhadap situs Kudunyahoo.com. Yahoo!, melalui kuasa hukumnya Daru Lukiantono dan Primastuti Purnamasari, mengirimkan keberatan kepada Hady Nurhidayat, pemilik Kudunyahoo.com, pada 19 September 2013.

    Merek Yahoo! dengan berbagai variasinya, bunyi pernyataan itu, sudah didaftarkan ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual. Dalam surat itu, Yahoo! meyakini bahwa unsur "yahoo" pada situs www.kudunyahoo.com menyerupai merek Yahoo!.

    Kemiripan tersebut dapat menyebabkan kebingungan di masyarakat sehingga muncul asumsi Kudunyahoo merupakan fitur yang ditawarkan Yahoo!. Tim kuasa hukum meminta Kudunyahoo mengganti nama situs menjadi Kudu Nyaho atau situs lain paling lambat 30 September 2013.

    Assa Haq, salah seorang pencetus Kudunyahoo, mengaku belum memahami klaim Yahoo! Inc tersebut. "Kami belum memahami alasan Yahoo! menggugat," kata Assa kepada Tempo, Kamis, 26 September 2013.

    Menurut Assa, Kudunyahoo sama sekali tidak bermaksud untuk menyamai situsnya dengan nama Yahoo!. Kudunyahoo diserap dari bahasa Sunda 'kudu nyaho' yang berarti 'harus tahu'. "Kami memakai 'nyahoo' bukan 'yahoo', nyahoo dalam bahasa Sunda itu tahu," Assa menjelaskan.

    Lebih terperinci, Assa menjelaskan, Kudunyahoo dibuat untuk mengenalkan Bandung kepada pembaca. Kebudayaan, tempat unik, bahkan kuliner dijabarkan lengkap dalam situs tersebut.

    Sampai saat ini Assa dan kedua rekannya pencetus Kudunyahoo, Hady Nurhidayat dan Syarief Hidayat, belum menanggapi surat peringatan Yahoo! Inc. "Kami harus apa, kalau diminta untuk menutup situs, itu mustahil," Assa menegaskan. "Jangankan menutup, ubah nama juga kami enggan."

    Assa mengaku, selama dua tahun, Kudunyahoo telah menarik pembaca dalam jumlah yang banyak. Dengan demikian, pihaknya akan merasa dirugikan jika sampai mengganti atau menutup situs tersebut. "Sangat disayangkan jika terjadi, traffic Kudunyahoo.com sudah tinggi," katanya.

    RINA ATMASARI

    Baca juga:
    'Lubang Hitam' Juga Ada di Samudra
    Harga iPad Termurah Ada di Malaysia
    Tubuh Pria Ini Bisa Hasilkan Alkohol
    Penerapan 4G di Indonesia Terkendala Perangkat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sandiaga Uno Alami Cegukan Saat Quick Count Pilpres 2019

    Dilansir Antara, Sandiaga Uno tak tampil di publik usai pelaksanaan Pilpres 2019 karena kabarnya ia cegukan. Beginilah proses terjadinya cegukan.