Ditemukan Spesies Baru Katak dan Kumbang Suriname

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kumbang kotoran. desktopcave.com

    Kumbang kotoran. desktopcave.com

    TEMPO.CO, JakartaRombongan ekspedisi yang menyusuri sungai, pegunungan, dan hutan hujan di Suriname itu menemukan "harta" yang tak ternilai harganya. Mereka menemukan 60 spesies baru, termasuk katak kulit cokelat dan kumbang tahi mini yang panjangnya hanya 2,3 milimeter.

    Selama tiga pekan, tim ekspedisi mengeksplorasi wilayah di bagian tenggara Suriname pada tahun lalu. Wilayah ini digambarkan sebagai "tempat yang tak tersentuh manusia". Tim Conservation International (CI) juga mendapati 11 spesies baru ikan, satu ular, enam katak, dan sarang yang ditempati spesies serangga baru.

    Ahli biologi, Trond Larsen, terkejut dengan banyaknya jumlah spesies katak yang mereka temukan, termasuk katak pohon cokelat. "Padahal banyak spesies katak hilang dengan cepat di berbagai penjuru dunia," kata anggota tim ekspedisi ini, seperti dikutip Guardian, Jumat, 4 Oktober 2013. 

    Katak cokelat (Hypsiboas sp.) ditemukan hidup di pepohonan dan menggunakan bantalan bulat pada jari-jarinya untuk memanjat. Sementara itu, kumbang tahi mini (Canthidium cf. minimum) diperkirakan sebagai kumbang tahi terkecil kedua yang pernah ditemukan di kawasan Amerika Selatan. 

    Tim ini mendata 1.378 spesies baru, mulai dari tanaman, semut, mamalia, burung, dan amfibi. Mereka mengatakan, sangat sedikit tempat di bumi yang masih benar-benar asli dan tak tersentuh seperti lokasi yang mereka datangi itu.

    Namun tim ekspedisi juga menemukan fakta pahit adanya kandungan merkuri yang melebihi batas aman konsumsi dalam sampel air yang mereka ambil. Tim tidak menemukan adanya aktivitas penambangan di wilayah itu. Merkuri diduga berasal dari lokasi lain dan terkirim lewat angin. "Ini menunjukkan bahwa tempat yang terisolasi pun tidak aman dari pengaruh manusia, semua sistem saling terhubung," kata Larsen. 

    GUARDIAN | TELEGRAPH | GABRIEL TITIYOGA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.